Ical Netralisir Isu Koalisi Golkar-PDIP

By  |  0 Comments

Ical Netralisir Isu Koalisi Golkar-PDIPJAKARTA – Isu koalisi antara Partai Golkar dengan PDIP pada Pilpres 2014 mulai diredam oleh pihak beringin. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan, pihaknya tidak hanya menjalin hubungan dengan satu partai, melainkan kepada semua partai yang memiliki kesamaan visi dan misi.

“(Golkar) mendekat ke PDIP, Demokrat, PKS, mendekat ke semua,” kata Ical “sapaan akrab Aburizal- di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, kemarin (16/12).
Isu koalisi antara Golkar dengan PDIP dihembuskan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufik Kiemas. Menurut Kiemas, ada peluang PDIP-Golkar berkoalisi pascapemilu legislastif 2014. Bahkan, sosok Ical sebagai pimpinan Golkar bisa diduetkan dengan ketua DPP PDIP Puan Maharani yang notabene anak Megawati, sebagai capres-cawapres pada 2014.
Menjawab wacana duetnya dengan Puan, Ical memilih menjawab dengan diplomatis. Menurut dia, Golkar saat ini belum secara resmi mencalonkan dirinya atau siapapun kader untuk maju sebagai capres. Meski mayoritas DPD Golkar mengusulkan Ical sebagai capres dalam Rapimnas II, akhir Oktober lalu. “Saya saja belum memunculkan diri, Golkar saja belum mengumumkan calonnya,” ujarnya.
Dia menegaskan, komunikasi Golkar saat ini dilakukan kepada semua partai. Karena itu terbuka kemungkinan Partai Golkar menjalin koalisi dengan siapapun pasca pemilu legislatif 2014 nanti. “Golkar selalu berdiri di tengah, mempersatukan semua masyarakat mepersatukan partai untuk membangun bangsa,” tandasnya.
Sebelumnya, Puan Maharani menegaskan kesiapannya untuk maju sebagai capres. Namun, kesiapannya untuk maju itu tergantung dari keputusan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP. Hasil Rakernas PDIP di Bandung memutuskan bahwa sosok capres ditentukan sepenuhnya oleh ketua umum. “Apapun keputusan Ketum saya siap,” kata Puan.
Menurut Puan, siapapun yang maju sebagai capres PDIP, tentu akan menjalin koalisi dengan partai lain. Ini karena, jalinan koalisi dengan partai lain pasca pemilu legislatif 2014 sulit untuk terhindarkan. Fenomena ini sudah terjadi dalam gelaran pilpres sebelumnya. “Pilpres itu harus bareng, tidak mungkin sendirian,” ujarnya.
Terkait isu duetnya dengan Ical, Puan juga memilih menjawab dengan diplomatis. “Saya dekat dengan pak Ical, dengan pak SBY, dengan pak Hatta juga. Saya dekat dengan semua tokoh nasional,” tandasnya. (bay/agm)

happywheels
%d bloggers like this: