Fallback or 'alternate' content goes here. This content will only be visible if the SWF fails to load.

PB HMI temui SBY

By  |  0 Comments

Jakarta – Kehadiran Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terlihat istimewa. Ini terkait dengan konflik SBY dengan Anas Urbaningrum yang merupakan mantan Ketua Umum PB HMI.

Di hadapan 12 orang pengurus PB HMI seperti Ketua Umum Noer Fajriansyah, SBY mengaku, secara pribadi, hubungan dia dengan HMI sangat baik.

“Hubungan antara HMI dengan pemerintah dan saya pribadi baik, saya beberapa kali hadir dengan acara HMI (kongres). Saya harap terus terjalin, siapapun presidennya tetap bekerjasama,” kata Presiden di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/2/2013).

Presiden mengatakan, apa yang dituntut oleh HMI sejauh ini juga menjadi perjuangan pemerintah. Baik itu soal kesejahteraan hingga persatuan negara Islam. SBY juga menyinggung soal korupsi.

Presiden juga mengatakan, kritikan boleh saja dilakukan. Namun, jangan sampai kritikan ini justru saling menjatuhkan.

“Kritik konstruktif diperlukan agar bisa jalan dengan baik. Kritik tidak perlu saling memaki. Karena itu tidak ada alasan apapun ada jarak antara HMI dengan pemerintah dan negara,” jelas SBY.

SBY juga menyinggung sejumlah senior HMI yang dihormatinya. Sebut saja nama Akbar Tanjung dan Jusuf Kalla. Bagi SBY, mereka sudah memberikan kontribusi besar bagi bangsa. Namun, SBY berharap junior-junior HMI bisa lebih baik.

“Harus lebih baik dari senior-seniornya. Ini kesempatan baik, diera reformasi kita harus saling ingatkan, jaga idealisme untuk kita betul-betul jaga amanah yang dipercayakan rakyat. Banyak godaan, perjalanan masih panjang. Jaga idelalisme, prilaku politik yang baik, akan ada jalan dari Allah,” nasihat SBY.

Hadir juga mendampingi sejumlah menteri seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Seskab Dipo Alam, Menpora Roy Suryo, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendikbud M.Nuh dan Menkokesra Agung Laksono.

Kp, rn

happywheels
%d bloggers like this: