Lukman Edy: Jangan ada politisasi Gubernur Riau

By  |  0 Comments

lukman edy Jakarta – Tokoh nasional asal Riau, Lukman Edy mengatakan, upaya pemberantasan tindak pidana korupsi harus dibarengi dengan integritas dan menghindari upaya politisasi dan penghakiman yang berlebihan.

"Sebagai masyarakat asli Riau saya mendukung setiap upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi oleh KPK. Tapi hendaknya jangan ada upaya-upaya politisasi atau penghakiman yang berlebihan terhadap Rusli Zainal," kata. Lukman Edy di Jakarta, Kamis (21/2/2013).

Ia meminta kepada semua pihak agar KPK ataupun pengadilan diberikan kesempatan untuk membuktikan apakah Rusli Zainal bersalah atau tidak.
"Bila Rusli Zaenal tersandung kasus, biarlah proses hukum berjalan tanpa perlu upaya-upaya untuk mempolitisasi dan menghakimi," terangnya.

Perlu diingat, kata mantan Sekjen PKB itu, Rusli Zaenal sudah banyak berbuat untuk Riau. Baru di zaman dialah pembangunan Riau meningkat. "Bahkan sekiranyapun Pak Rusli bersalah secara hukum, tidak patut kita menghina-dina beliau," tuturnya.

Edy menghawatirkan adanya upaya politisasi terhadap kasus ini membawa pada perpecahan masyarakat. Bahkan kehawatiran itu didapati dari tanda-tanda yang berlangsung di masyarakat. Urusan hukum dan politik berbahaya jika dicampuradukkan akan terjadi anarkisme. “Saya konsen dalam kedaulatan dan keadilan hukum, bukan politisasi dan kriminalisasi dan bukan pengadilan rakyat yang anarkhis.” Terang mantan sekjen PKB ini.

(/kp/ant) 

happywheels
%d bloggers like this: