Ultah Baitul Muslimin Indonesia, para tokoh hadir

By  |  0 Comments

baitul muslimin Jakarta – Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), organisasi sayap PDIP, merayakan HUT yang ke-6. Para pendiri dan pengurus mengenang kisah proklamator Soekarno, juga mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) dan politisi Akbar Tandjung. Bagaimana kisahnya?
"Bamusi menjadi bukti mengenai pikiran-pikiran Islam Soekarno. Pikiran-pikiran yang selama ini dikatakan sebagai pikiran kiri. Kami mengundang keduanya karena sampai saat Soekarno masih tetap digelari NU sebagai
‘Waliyul amri addaruri bissyaukati’ dan saat Soekarno meninggal, beliau meminta diselimuti dengan panji Muhammadiyah," kata Wasekjen PDIP Ahmad Basyarah.
Hal itu dikatakan Basyarah di Kantor Sekretariat PP Bamusi, Jl Pancoran Timur, Jakarta, Jumat (29/3/2013). Kedua tokoh yang dimaksud Basyarah adalah tokoh dari NU dan Muhammadiyah. Dari NU hadir mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi dan dari Muhammadiyah ada Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Selain itu ada Jusuf Kalla, Jimly Asshidiqie, Akbar Tandjung, dan Taufik Kiemas. Sedangkan Ketua Bamusi Hamka Haq mengenang jasa JK dan Akbar Tandjung dalam pendirian Bamusi 29 Maret 2007.
"Kenapa kami mengundang JK? Di suatu pertemuan Kuala Lumpur, kalau dari Indonesia itu hanya ada NU dan Muhammadiyah dan keduanya bersatu di Bamusi," jelas Hamka.
Seperti diketahui ibunda JK adalah pengurus Aisyiyah, organisasi perempuan di bawah PP Muhammadiyah, sementara ayahnya adalah pengurus NU. Hamka juga mengungkapkan mengapa mengundang politisi Akbar Tandjung, yang juga mantan Ketua Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).
"Kenapa kami memanggil Akbar Tandjung? Dalam hal ini kami meminta restu Akbar Tandjung sebelum diberdirikan," imbuhnya.
Dalam acara ini Taufiq Kiemas juga memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada tokoh-tokoh yang hadir.

(decom/kapol)

TwitterGoogle+LinkedInPinterestFacebookDiggYahoo MessengerShare
happywheels