Kontribusi partai lebih besar ketimbang calon di pemilu

By  |  0 Comments

Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis jika kekuatan partai politik (parpol) masih mempengaruhi elektabilitas ketimbang popularitas calon anggota legislatif (caleg).

Survei tersebut dilakukan pada bulan April 2013 di 45 daerah pemilihan (dapil) di wilayah Jawa, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan dengan jumlah sampel 400 orang di setiap wilayah pemilihan.

“Jadi lebih besar kontribusi partai ketimbang calon dalam suara akhir pemilu,” kata Direktur IPI Burhanudin Muhtadi dalam pemaparan surveinya bertema ‘Efek Popularitas Caleg terhadap Elektabilitas Partai Pada Pemilu 2014′ di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2013).

“Secara umum, hasil akhir pemilu sangat ditentukan oleh kekuatan partai. Para calon hanya sedikit pengaruhnya,” lanjutnya.

Burhanudin mengatakan, hasil survei tersebut masih sama dengan temuan di tahun 2009 menjelang pemilu bahwa popularitas parpol masih berpengaruh besar ketimbang caleg.

“Calon memiliki kontribusi terhadap suara partai, namun kontribusinya sangat kecil bila dibandingkan kekuatan partai itu sendiri,” imbuhnya.

Meski masih ada caleg yang bisa mendongkrak elektabilitas parpol. Namun, secara keseluruhan para caleg masih bergantung pada kekuatan partai.

“Sebagian besar calon legislatif menumpang popularitas partainya,” pungkasnya.

(si/kp)

TwitterGoogle+LinkedInPinterestFacebookDiggYahoo MessengerShare
happywheels