Connect with us

Politik

Bidik Suara Santri di Jabar, Begini Strategi Kubu Petahana

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma’ruf Amin berkesempatan berdialog dengan perwakilan relawan milenial. Pertemuan dilakukan di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/12).

Dalam pertemuan itu, peta persaingan Pilpres 2019 menjadi salah satu yang dibahasnya. Mereka berdiskusi bagaimana strategi untuk meraih suara, khususnya di Jawa Barat.

Juru Bicara relawan milenial, Ridwansyah Yusuf mengatakan program santri enterpreneur bisa digunakan untuk menyasar basis massa di pondok pesantren. Mengingat di tanah Sunda itu terkenal dengan jumlah santri yang sangat besar.

“Kita angkat santri entrepreneur, tetapi juga dengan produk, program dan ketokohan. Santri akan membentuk sebuah komunitas dan produk yang diekspos serta di-branding,” kata Ridwansyah.

Selain itu, sektor pangan juga tak kalah penting untuk dilakukan gebrakan. Relawan kemudian mengusulkan agar ide-ide Ma’ruf terkait pangan bisa ditampilkan lewat beragam sarana misalnya, billboard.

“Misalnya, apa ide ketahanan pangan, pembangunan dan segala macam. Ada wajah Abah, dan ada idenya,” kata Ridwansyah.

Menanggapi hal itu masukan dari para milenial ini, Ma’ruf mengaku mengapresiasi betul keseriusan mereka memangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Gagasan mereka pun dianggap dibutuhkan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan koalisi 01.

“Bagi Pak Jokowi dan saya, kaum milenial harus diberi ruang untuk bisa menyampaikan sikap, gagasan, ide, dan terobosan yang mereka miliki,” tutup Ma’ruf. (sat/JPC)

source