Connect with us

Daerah

Devi Suhartoni Tekankan Pentingnya Membangun Ekonomi Desa di Muratara

Moes

Published

on

Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Devi Suhartoni terus berupaya meningkatkan daya saing ekonomi pedesaan. Menurutnya, desa memiliki peran yang sangat penting untuk pembangunan nasional. Membangun desa adalah langkah untuk memulai pembangunan Indonesia.

“Desa harus memiliki kekuatan ekonomi yang kuat dan stabil, sehingga setiap masyarakat desa bisa hidup sejahtera tanpa harus meninggalkan desa dan pergi ke kota,” ungkap Devi Suhartoni di Muratara kepada wartawan, Selasa (19/11).

Devi Suhartoni menjelasakan, pihaknya telah menelurkan berbagai program-program pemberdayaan masyarakat desa yang bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan.

Sejalan dengan program Kementrian Desa dan untuk mendukung program pemerintah pusat, Muratara telah menetapkan program prioritas. Program tersebut yakni pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan membangun Sarana Olahraga Desa (Raga Desa).

“Kita ingin program ini bisa berjalan efektif dan berdaya guna dengan berfokus pada pelibatan masyarakat secara penuh dan pemberdayaan pemuda desa,” tambahnya.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), menyebutkan mayoritas penduduk miskin berada di daerah pedesaan. Oleh karena itu, menurut Devi, diperlukan adanya inovasi pembangunan desa untuk lebih memajukan dan mengembangkan potensi desa dengan tujuan menyejahterakan masyarakatnya.

Di Tempat lain, Seful Rohmat, salah satu warga Rawas Ulu menyebutkan, peran Devi Suhartoni sebagai wakil bupati sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pak Wabup terbilang sering datang ke desa-desa. Beliau langsung meninjau dan mengarahkan program yang ada di desa kami. Selama ini kami merasakan langsung peran dan kepedulian beliau dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sini,” bebernya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *