Connect with us

Nasional

Dipanggil Kiwi, Perempuan Ajukan Gugatan ke Pengadilan

Published

on

Kabarpolitik.com – Seorang perempuan Selandia Baru, Julia Savage melaporkan teman-teman Australianya yang memanggilnya dengan sebutan ‘Kiwi’, hewan khas Selandia Baru. Dia menganggap, ia telah didiskriminasi oleh rekan-rekan kerjanya dan bahkan bosnya sendiri.

Namun Pengadilan Australia memutuskan, dia tidak mengalami perlakuan tidak adil atau diskriminasi di tempat kerja. Seorang hakim mencatat bahwa istilah itu biasa digunakan oleh orang Selandia Baru sendiri.

“Memanggil seorang warga Selandia Baru a ‘Kiwi’ tidak ofensif. ‘Kiwi’ bukan penghinaan,” kata Hakim Leonie Farrell dilansir dari BBC pada Senin (3/12).

Dia menambahkan bahwa kata itu sering dipandang sebagai “istilah kasih sayang”. Savage mengatakan masalah itu telah mendorongnya untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pengawas di Vili’s Cakes, sebuah toko roti di Adelaide.

Dia kemudian mengajukan pengaduan ke Pengadilan Ketenagakerjaan Australia Selatan. Tetapi tidak ditemukan bukti bahwa undang-undang diskriminasi telah dilanggar.

“Pada intinya keluhannya bukan tentang rasisme,” tambah Hakim Farrel. Pemilik toko roti, Vili Milisits, mengatakan kepada media setempat bahwa hasil dari pengadilan adalah benar dan telah tercapai. (iml/JPC)

source