Connect with us

Nasional

Kasar!!! Ustadz Maaher At-Thuwailibi Sebut Yang Udah Mati dan Jadi Bangkai itu Gus Dur, Kyai Buta yang Pernah Mengatakan Alquran Porno

kabarpolitik.com

Published

on

Setelah beberapa lama berjuang dari penyakitnya, ustadz satu ini tiba-tiba muncul dengan cuitan yang menghebohkan pengguna media sosial. Cuitanya tersebut menyeret Almarhum Gus Dur. Dia bahkan menyebut almarhum dengan bahasa yang sangat tidak pantas saat membalas cuitan seorang pengguna twitter lainnya.

Ya, oknum ustadz tersebut diketahui penggunan twitter dengan akun @ustadzmaaher_. Awalnya, akun ini membagikan video membahas Corona. Di antara akun twitter, tiba-tiba ada yang reply kalimat, “Oh lu masih hidup tong, kirain lu udah ma**,” tulis akun tersebut.

Dan diduga emosi terhadap reply-an itu, akun @ustadzmaaher malah ngegas dengan menyeret Almarhum Gus Dur. Hal itu juga diakui olehnya. Namun, cuitan awalnya tersebut terpantau sudah dihapus. Tapi masih sempat dikomentari dan discreenshot pengguna twitter lainnya.

Oknum dengan akun @ustadzmaaher_ juga mengakui dia emosi. “Oknum penggemar Gus Dur menghina saya duluan dengan kata-kata menyakitkan. Ketika saya membalasnya karena emosi, eh malah dia yang mengancam saya. Kok jadi saya yang disalahkan?,” kata oknum tersebut membela diri.

“Maafkan aku Gus Dur. Aku terpancing emosi oleh kelakuan kotor seorang penggemarmu sehingga aku menghinamu,” sambungnya menambahkan emoji maaf.

Sebelumnya, oknum dengan akun @ustadzmaaher_ juga menceritakan jika ada pengikut dan fans berat Gus Dur dengan nama akun Khoirul Hidayat yang tiba-tiba menghinanya. Akun Khoirul Hidayat katanya menuliskan kalimat, “Oh lu masih hidup tong, kirain lu udah ma**,” tulis akun tersebut.

Lantas, akun @ustadzmaaher_ membalas, sebagai manusia biasa dia merasa tersinggung dan akhirnya membalas dengan emosi. Dia menuliskan kalimat, “Yang udah ma** dan jadi (maaf) ba***** itu Gus Dur. Kyai (maaf) bu** yang pernah mengatakan Al-Quran kitab (maaf) p****,” tulisnya. (Kabarpolitik.com)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *