Connect with us

Nasional

Longsor di Pudak Payung Semarang, Seorang Pemilik Salon Hilang

Published

on

Kabarpolitik.com, SEMARANG – Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Bumirejo, Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Senin (11/2). Kejadian ini mengakibatkan amblesnya lantai sebuah bangunan salon dan hilangnya sang pemilik salon.

Menurut Ketua RT 1 RW 6, Kelurahan Pudak Payung, Prambudi, 38, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu langit sedang hujan deras, bahkan sempat mengakibatkan air setinggi mata kaki merendam bagian depan salon.

“Saya waktu itu masih di kantor dan saya ditelepon itu katanya jam 2. Tiba-tiba katanya ada longsor di Salon Tin itu,” katanya saat dijumpai di lokasi, Senin.

Menurut pantauan di lokasi kejadian, bangunan salon itu mengalami ambrolpada salah satu sudut lantainya. Prambudi, berdasarkan keterangan warga, mengatakan, saat kejadian, sang pemilik bernama Sri Murtini, 45, warga Perum PA2, Pudak Payung, tengah berada di dalam salon tersebut.

“Infonya, beliau jatuh ke sungai yang berada di belakangnya. Jaraknya sekitar 2 meteran ke bawah dan sampai sekarang belum diketemukan. Entah tertimbun atau hanyut karena ini pas hujan deras, aliran jadi deras,” sambungnya.

Tak lama setelahnya, lanjut Prambudi, Ketua RW setempat langsung menghubungi BPBD Kota Semarang. Mereka datang dibarengi jajaran Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas Kelurahan/Kecamatan, serta instansi terkait lainnya yang melakukan assesment.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Agus Harmunanto memperkirakan saat ini korban masih dalam kondisi tertimpa reruntuhan tanah. Pihaknya sendiri menyebut longsor terjadi karena tanah tergerus hujan. “Saat ini masih dalam pencarian,” katanya.

Masih berdasar pantauan di lapangan, saat ini lokasi penuh dengan kerumunan warga. Sementara petugas BPBD, Basarnas, Pemadam Kebakaran, dibantu relawan masih dalam upaya evakuasi.

(JPC)

source