Connect with us

Nasional

Rektor Unisbank Semarang Apresiasi Dosennya Bergelar Doktor

Published

on

Kabarpolitik.com, SEMARANG – Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Dra RA Marlien M.M resmi bergelar doktor setelah mengikuti Ujian Terbuka di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude.

Dalam kesempatan ujian terbukanya, Senin (8/1), Marlien mempresentasikan hasil penelitian atau disertasi berjudul “Dampak Nilai Ciptaan Bersama Berdasarkan Kolaborasi Bersinergi terhadap Capaian Keperilakuan Pelanggan”.

Di hadapan penguji di antaranya Prof Dr Ir Sonny Heru Priyanto, Prof John Ihalau PhD, Roos Kities Andadari SE MBA PhD, Prof Christantius SE MBA PhD, Hari Sunarto SE MM PhD, Albert Kriestian SE MM PhD dan Prof Dr Tulus Haryono MEk, Marlien mampu mempertahankan hasil penelitiannya dengan baik.

Marlien menuturkan, penelitian ini dilakukan terhadap pelanggan, khususnya nasabah asuransi. Masih banyak anggapan masyarakat bahwa asuransi mahal serta berberlit-belit dan berbeda dari produk perbankan.

Dengan kondisi ini, maka sangat penting bagi lembaga asuransi untuk lebih meningkatkan transparansi informasi kepada nasabah.

“Pada kenyataannya ada hak dan kewajiban bagi lembaga asuransi dan nasabah yang juga belum banyak dipahami oleh masyarakat,” tuturnya.

Tampak hadir Rektor Unisbank Dr Safik Faozi, Ketua YPPMI Dr Alimudin Rizal Rifai MM dan sejumlah pejabat rektorat lainnya yang memberikan dukungan pada ujian terbuka itu.

Rektor menuturkan, secara kelembagaan Unisbank memberikan apresiasi kepada salah satu dosen FEB yang telah menyelesaikan program doktornya.

“Mudah-mudahan hal ini menginspirasi para dosen lain,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan dan Penerbitan Mahasiswa Indonesia (YPPMI) Dr Alimudin Rizal Rifai MM.

Menurutnya, dengan dikukuhkanya Marlien sebagai doktor akan makin memperkuat serta meningkatkan kualitas pendidikan di Unisbank Semarang.

“Jika menginginkan produk lulusan yang berkualitas, maka dosennya pun harus berkualitas pula,” jelasnya. (sen)

source