Connect with us

Nasional

Sabu 4 Kg Asal Malaysia Gagal Diedarkan, BNNP Sulsel Ciduk Tiga Pelaku di Maros

Avatar

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Sebanyak empat kilogram narkotika jenis sabu berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, di Hotel Grand Mall Kabupaten Maros, Kamis 10 Januari 2019 kemarin. Peredaran narkotika tersebut berasal dari Malaysia, kemudian masuk melalui Nunukan Kalimantan, setelah itu masuk ke Pelabuhan Parepare.

Pelaku peredaran narkotika jenis sabu ini terdiri dari tiga orang. Masing-masing Abd Jalil, yang berkerja sebagai buruh harian lepas, Muhammad Takdir yang bekerja di tambang emas, dan Samsiah yang merupakan istri dari Muhammad Takdir. Tiga pelaku tersebut berasal dari Kota Makassar.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang adanya transaksi narkotik di wilayah Kabupaten Maros. Laporan tersebut kemudian ditindak lanjuti tim bidang pemberantasan BNNP Sulsel.

Dari hasil lidik dan profiling, diketahui tersangka sedang menjemput narkotika jenis sabu tersebut di wilayah Kabupaten Wajo. Sehingga dibentuk tiga tim untuk menyebar ke jalur yang dilalui pelaku.

“Tim juga koordinasi dengan Kasat Lantas Polres Maros untuk melakukan Razia di Depan kantor Kejaksaan Negeri Maros, namun tersangka yang dicurigai tidak ditemukan,”ujar Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir saat konferensi pers di Kantor BNNP Sulsel Jalan Manunggal 22 Keluragan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate kota Makassar, Jumat (11/1/19).

Penyelidikan pun kembali dilakukan di Hotel Grand Mall Maros yang diduga tempat singgah tersangka. Tim bidang pemberantasan BNNP Sulsel pun melakukan koordinasi pihak Hotel Grand Mall Maros. Dan berhasil mengamankan dua Orang Iaki-laki dan satu orang perempuan dalam Kamar 403.

Idris menjelaskan bahwa, ketiga pelaku tersebut merupakan kelompok kurir yang siap mengedarkan sabu.”Jaringan ini kemarin yang di Jalan Tinumbu Kota Makassar yang merupakan jaringan habibi,”bebernya.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, satu bungkus narkotika jenis sabu dengan berat brutto 800 gram. Tiga bungkus narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1000 gram. Empat bungkus mi jenis sabu dengan berat brutto total 200 gram. Tiga unit handphone, sebuah timbangan, dompet berisikan kartu ATM.

“Kami juga mengamankan satu unit mobil Avanza sebagai kendaraan yang dipakai untuk melakukan transaksi,”pungkasnya.(sul)

source