Connect with us

Nasional

Sosok Pilot Dibalik Bantuan Kemanusiaan dan Logistik di Palu

Published

on

Kabarpolitik.com, PALU – Banyak yang terlibat membantu korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi. Misalnya, sosok yang ada dalam peristiwa melaporkan kejadian adalah jurnalis atau relawan yang siap membantu dalam berbagai hal.

Namun, yang tidak kalah pentingnya adalah peranan dari para pilot pesawat yang datang memberikan bantuan berupa transportasi dan logisitik dengan cepat saat ke lokasi bencana yang sulit di akses.

Salah seorang diantaranya, pilot Indonesia Air, Kapten Wildy Wanua yang ikut membantu mengantarkan bantuan barang-barang dan juga tenaga sukarelawan ke Sulawesi Tengah.

Walaupun kondisi runway di Bandara SIS Al-Jufri yang terjadi kerusakan atau retak 250 meter, namun ia berani mendaratkan pesawat jenis ATR yang dikemudikannya.

Ia beberapa kali ke lokasi tersebut untuk mengirimkan bantuan dari Makassar ke Palu.

Seperti halnya pada, Kamis (11/10), Ia mengirimkan bantuan dari PT Vale Indonesia dan bantuan lainnya dari masyarakat, termasuk tim kesehatan dari Universitas Hasanuddin yang di Pimpin oleh Prof Idrus Paturusi.

“Jadi ini juga menjadi pengalaman yang berkesan bagi saya, membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala,” sebut pilot yang telah berpengalaman selama 25 tahun ini.

Jadi saat ada permintaan bantuan kemanusiaan ke Palu. Saat itu pula pesawatnya sedang berada di Sorowako, Luwu Timur. Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang baginya.

“Ada rasa senang tersendiri melayani saudara sebangsa yang terkena musibah, mau ngak mau kami terlibat dalam bantuan kemanusian ini yang terkena musibah,” sebutnya.

Pria kelahiran tahun 1970 ini berpesan bagi pilot muda, selain untuk melayani penerbangan komersil, juga bersedia untuk melayani saudara sebangsa yang terkena musibah. (ade/fajar)

source