Harun Al Rasyid

Mesin PKS Jakarta terus dipanaskan

Jakarta – PKS DKI Jakarta terus berupaya memanaskan mesin politiknya jelang Pilkada DKI Jakarta 2012. Hal itu mengingat untuk menggerakkan massa dari akar rumput hingga menengah ke atas dibutuhkan tenaga ekstra yang tidak bisa dilakukan dalam waktu sekejap. Ketua DPW PKS DW Jakarta Selamat Nurdin mengatakan, mesin politik PKS tidak pernah berhenti untuk dilune up.
No image found

Perempuan dalam Kelindan Politik

Oleh : Anjrah Lelono Broto KabarIndonesia - Kemenangan kali kedua Ratu Atut Chosiyah dalam pemilihan gubernur (pilgub) Banten, 22 Oktober kemarin, sedikit banyak telah menambah deret petanda bahwa perempuan juga memiliki power yang sama dalam kelindan politik kekuasaan, baik di level lokal, regional, nasional, bahkan internasional. Perempuan dengan segenap karakteristiknya memang seakan tenggelam dalam kubangan
No image found

Pilkada DKI dua putaran?? berikut jadwalnya

Jakarta- Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Juri Ardiantoro, mengatakan, untuk menang dalam pemilu gubernur dan wakil gubernur, pasangan calon harus memperoleh suara 50 persen plus satu.“Dalam menyusun jadwal pemilu gubernur dan wakil gubernur kami memutuskan tahapan ini sekaligus dua putaran,” ujar Juri, dalam jumpa pers di kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Kamis, 15 Februari 2011.Seperti
No image found

Macet Parah gara-gara gorong-gorong, Fauzi Bowo harus tanggung jawab…

JAKARTA–Dalam beberapa hari terakhir kemacetan arus lalulintas yang terjadi di ruas jalan Jendral Sudirman kian parah. Kemacetan masih dipicu oleh pekerjaan proyek rehabilitasi drainase kota. Sepanjang Kamis (15/12) pagi, kemacetan arus lalulintas di ruas jalan Sudirman terpantau mulai pukul 08.30 WIB. Hingga pukul 10.30 WIB kemacetan kian bertambah parah. Berdasarkan pantauan di lapangan simpul kemacetan
No image found

Nachrowi Ramli, Mimpi Anak Gang Masjid Menata Jakarta

7 Juli 1965, Nachrowi Ramli masih belum bisa menerima kenyataan pahit. Ayahnya Haji Ramli bin Miun pergi meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya.Ketika itu usia Nachrowi baru akan beranjak 14 tahun. Nara, panggilan akrab Nachrowi Ramli pun seketika langsung berupaya untuk membantu perekonomian keluarga sepeninggal Ayahnya. Maklum saja, usaha percetakan yang dirintis Ayahnya, perlahan mulai redup dan