Connect with us

Internasional

Tesisnya Saja Soal Seks dan Gay, Berikut Profil Reynard Sinaga

Avatar

Published

on

Kabarpolitik.com – Reynard Sinaga menjadi sosok yang menyita masyarakat Inggris khususnya publik Tanah Air. Bukan prestasi, namun kasus pemerkosaan terhadap 48 pria Inggris dan 159 serangan seksual disertai percobaan pemerkosaan. Bahkan atas kasus ini, ia dijuluki predator sekssual sepanjang sejarah negeri Ratu Elizabeth itu.

Pria asal Depok, Jawa Barat itu divonis seumur hidup oleh Pengadilan Manchester lantaran terbukti berasalah atas kasus yang menjeratnya. Dari 159 kasus yang menjeratnya, terdapat 136 dakwaan pemerkosaan. Bahkan ada sejumlah korbannya yang diperkosa Reynhard beberapa kali.

Awalnya, ibunya terbang ke Inggris untuk mendampinginya dalam pemeriksaan di prasidang awal. Akan tetapi, perempuan yang melahirkan Reynhard itu memutuskan langsung pulang dan tak lagi ke Inggris usai mendengar bukti-bukti di pengadilan.

Perlu diketahui, pria kelahiran 1983 di Jambi ini datang ke Inggris pada 2007 dengan menggunakan visa pelajar saat ia berumur 24 tahun. Secara status sosial, ia tergolong dari keluarga terpandang. Reynhard juga tercatat merupakan alumnus Fakultas Arsitektur Universitas Indonesia.

Reynhard merampungkan studi S1-nya di UI pada 2006 dan melanjutkan studi di Inggris setahun berikutnya. Saat kasus pemerkosaan yang menghebohkan Inggris itu, Reynhard tengah menempuh studi gelar doktoral pada 2017.

Selain berkuliah di Manchester, Reynard juga pernah megejar gelar Phd di Leed University pada Ilmu Geografi Manusia. Namun, ia tak bisa merampungkannya.

Reynhard juga menyerahkan tesis berjudul ‘Sexuality and Everyday Transnationalism among South Asian Gay and Bisexual Men in Manchester’ pada 2016. Tetapi, tesis tersebut dinyatakan gagal dan harus diperbaiki.

Tak hanya itu, selama hidup di Manchester, Reynhard mendapat sokongan biaya penuh dari ayahnya yang seorang bankir. Termasuk biaya apartemen di Montana House yang menjadi tempat kejadian perkara rentetan ratusan pemerkosaan yang dilakukan Reynhard.[ab]

Source

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *