Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH] Jus Daun Pepaya Mentah Obat DBD

Moes

Published

on

Narasi daun pepaya
sebagai obat Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan narasi yang tidak tepat. Sebab,
daun pepaya belum terbukti bisa menyembuhkan virus DBD. Terkait hal ini juga
pernah dibahas pula oleh Verafiles (organisasi pemeriksa fakta dari Filipina)
dan dinyatakan hal itu sebagai informasi yang belum ada hasil kajian ilmiahnya.

=====

Kategori: False
Context
/Konten yang Salah

=====

Sumber: Facebook

*Obat DBD telah ditemukan*Dari Prof. A.A. Mattjik mantan rektor IPB terkait pengobatan Demam Berdarah, krn skrg DBD…

Posted by Asgar on Monday, January 6, 2020

Archive:

https://archive.ph/pM4QQ

https://archive.ph/s3xGy

=====

Narasi:

% jiplak

‼PENTING‼

UNTUK ANAK CUCU

*Obat DBD telah
ditemukan*

Dari Prof. A.A.
Mattjik mantan rektor IPB terkait pengobatan Demam Berdarah, krn skrg DBD sdg
menggejala mungkin bisa sbg obat alternatif:

KABAR TERKINI, …

“Obat Demam
Berdarah”

Berdasarkanm
pengalaman dari seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit demam
berdarah.

Setelah sebelumnya
mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan
menghabiskan 15 liter tranfusi darah.

Ayah dari anak
tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang Juice *Daun Pepaya*
Mentah.

Setelah minum
juice tersebut, trombosit temannya yang semula 45 dengan 25 liter tranfusi
darah naik dengan cepat menjadi 135.

Hal ini membuat
dokter dan perawat terkejut.

Bahkan keesokan
harinya, temannya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi.

Cara membuat Juice
tersebut:

2 helai *daun
pepaya* dibersihkan, ditumbuk dan diperas dengan saringan kain.

Akan didapatkan 1
sendok makan per helai daun.

Takarannya 2
sendok makan 1 kali sehari.

Daun jangan
dimasak, direbus atau dicuci dengan air panas karena khasiatnya akan hilang.

Ingat:

hanya *daunnya
saja,* bukan batangnya atau getahnya.

Rasanya memang
pahit sekali, tetapi tetap harus diminum.

Pengalaman lain
tentang juice *daun pepaya* mentah ini didapat oleh seseorang dengan kondisi
yang sangat parah.

Orang ini
keadaannya sangat kritis, di mana paru-parunya telah mulai diisi air

Karena angka
trombositnya yang sangat rendah.

Sampai-sampai dia
kesulitan untuk bernafas.

Dokter hanya bisa
berkata bahwa kekebalan tubuhnya yang akan bisa membuat dia bertahan.

Untungnya, ibu mertua
dari pasien tersebut mendengar tentang juice *daun pepaya* mentah tersebut.

Setelah diberikan
kepada pasien, keesokan hari, trombositnya mulai naik dan demamnya mulai
hilang.

Juice itu terus
diberikan dan 3 hari berikutnya dia dinyatakan sembuh.

Mohon dikirim ke
grup informasi ini karena belakangan ini banyak sekali kasus penyakit demam
berdarah. 🙏

=====

Penjelasan:

Beredar informasi
yang menyebutkan bahwa daun pepaya merupakan obat yang dapat menyembuhkan Demam
Berdarah Dengue (DBD). Cara untuk mengolah daun pepaya menjadi obat ialah
dengan menjadikannya jus.

Berdasarkan hasil
penelusuran, informasi tersebut kurang tepat. Sebab, diketahui bahwa daun
pepaya bukan obat DBD. Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik dari Kementerian
Kesehatan (Kemenkes) RI, mengatakan sejauh ini, jus daun pepaya mentah belum
didaftarkan ke Kemenkes sebagai obat tradisional yang bisa menyembuhkan DBD.

“Kalau ini
kami belum mendapatkan laporan resmi ke Kemenkes apakah sudah menjadi bagian
obat tradisional yabg sudah diregistrasi di farmalkes (Direktorat Kefarmasian
dan Alat Kesehatan). Sepertinya kami belum mendapat infonya,” ungkap dr
Nadia.

dr Nadia juga
menyebut belum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan bahwa khasiat jus
daun pepaya mentah mampu meningkatkan sistem imun, maupun meningkatkan
trombosit.

Hingga saat ini
pula, belum ada obat yang benar-benar berkhasiat untuk menyembuhkan DBD.
Sebabnya, DBD merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus.

“Sampai saat
ini DBD belum ada obatnya karena prinsipnya infeksi oleh virus, yang memang
beum ada obat untuk menghilangkan virusnya. Pengobatan saat ini dilangsungkan
untuk mengobati gejala seperti turun trombosit dan mencegah dehidrasi,”
terangnya lagi.

Informasi perihal
daun pepaya yang keliru ini juga sudah pernah muncul di Filipina dan sudah
dilakukan pemeriksa fakta oleh Verafiles (organisasi pemeriksa fakta dari
Filipina). Berdasarkan hasil periksa fakta Verafiles bahwa memang belum ada
bukti ilmiah daun pepaya yang dijadikan jus menjadi obat DBD. Berikut kutipannya:

[…] The
effectiveness of papaya leaf extract as treatment for dengue is still being
evaluated. However, initial studies show the juice indeed has the potential to
raise platelet levels in dengue patients.

People with the
dengue virus can have decreased platelet counts and platelet dysfunction as the
disease progresses, according to 2007 World Health Organization (WHO)
guidelines on the disease and a DOH primer.

The Philippine
Institute of Traditional and Alternative Health Care (PITAHC), an attached
office of the DOH leading research and promotion of traditional medicine,
recognized local and foreign records and studies that found papaya leaves to
have a positive effect on dengue patients.

In an email to
VERA Files, PITAHC said the use of papaya leaves as treatment has been
“anecdotally recorded” in the country and provided a link to the Philippine
Knowledge Digital Library on Health (PKDLH) — a national database of
traditional medicines “gathered from work of researchers and scholars.” It
showed that papaya leaves were being used as a treatment in two focus groups and
a community, but the database did not elaborate further.

Meanwhile, PITAHC
also took note of studies abroad recorded in the Encyclopedia of Common
Medicinal Plants in the Philippines Volume I that found promise in the use of
papaya leaves as a treatment for dengue. They were:

a 2011 study in
Pakistan which found papaya leaves to show “potential activity against dengue
fever” after a 45-year-old male dengue patient drank the extract twice a day
for five days, and

a 2013 study in
Malaysia which found that those who drank papaya leaf extract in a trial
involving 228 dengue patients had increased platelet counts.

However, PITAHC
also stressed that large-scale clinical trials still need to be conducted to
determine the treatment’s efficacy. It cited a 2016 study in India, published
in the International Journal of Applied and Basic Medical Research, which said:

“[Carica] papaya
leaf extract can be considered as a potential candidate for increase in
platelet count in patients of dengue; however, there is need of high-quality
evidence in the form of large clinical trials before a decision related to the
use of such extract is made.”

Source: Efficacy
and safety of Carica papaya leaf extract in the dengue: A systematic review and
meta-analysis, International Journal of Applied and Basic Medical Research,
Oct.-Dec. 2016.

Apart from papaya
leaves, tawa-tawa leaves have also been the subjects of research on herbal
treatments for dengue. Tawa-tawa is recorded in the PKDLH and Encyclopedia of
Common Medicinal Plants of the Philippines, but the latter noted that clinical
evidence supporting its efficacy is lacking.

Additionally, the
DOH, WHO, and the Centers for Disease Prevention and Control in the United
States have all said there is currently no specific treatment for dengue, but
it can be managed early. […]

Terjemahan:

[…] Efektivitas
ekstrak daun pepaya sebagai pengobatan untuk demam berdarah masih dievaluasi.
Namun, studi awal menunjukkan jus memang memiliki potensi untuk meningkatkan
kadar trombosit pada pasien demam berdarah.

Orang dengan virus
dengue dapat mengalami penurunan jumlah trombosit dan disfungsi trombosit
seiring perkembangan penyakit, menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
2007 tentang penyakit dan primer DOH.

Institut Perawatan
Kesehatan Tradisional dan Alternatif Filipina (PITAHC), kantor terlampir dari
DOH yang memimpin penelitian dan promosi obat tradisional, mengakui catatan
lokal dan asing dan penelitian yang menemukan daun pepaya memiliki efek positif
pada pasien demam berdarah.

Dalam sebuah email
ke File VERA, PITAHC mengatakan penggunaan daun pepaya sebagai pengobatan telah
“direkam secara anekdot” di negara itu dan memberikan tautan ke
Perpustakaan Digital Pengetahuan Kesehatan Filipina (PKDLH) – basis data
nasional obat-obatan tradisional “dikumpulkan dari karya para peneliti dan
cendekiawan. ”Itu menunjukkan bahwa daun pepaya digunakan sebagai pengobatan
dalam dua kelompok fokus dan sebuah komunitas, tetapi database tidak menjelaskan
lebih lanjut.

Sementara itu,
PITAHC juga mencatat penelitian di luar negeri yang dicatat dalam Encyclopedia
of Common Medicinal Plants di Filipina Volume I yang menjanjikan penggunaan
daun pepaya sebagai pengobatan untuk demam berdarah. Mereka:

sebuah studi 2011
di Pakistan yang menemukan daun pepaya menunjukkan “aktivitas potensial
melawan demam berdarah” setelah seorang pasien dengue laki-laki berusia 45
tahun minum ekstrak dua kali sehari selama lima hari, dan sebuah studi 2013 di
Malaysia yang menemukan bahwa mereka yang minum ekstrak daun pepaya dalam
percobaan yang melibatkan 228 pasien dengue mengalami peningkatan jumlah
trombosit.

Namun, PITAHC juga
menekankan bahwa uji klinis skala besar masih perlu dilakukan untuk menentukan
kemanjuran pengobatan. Ini mengutip sebuah studi 2016 di India, yang
diterbitkan dalam International Journal of Applied and Basic Medical Research,
yang mengatakan:

“[Carica] ekstrak
daun pepaya dapat dianggap sebagai kandidat potensial untuk peningkatan jumlah
trombosit pada pasien demam berdarah; Namun, ada kebutuhan bukti berkualitas
tinggi dalam bentuk uji klinis besar sebelum keputusan terkait dengan
penggunaan ekstrak tersebut dibuat. “

Sumber: Khasiat
dan keamanan ekstrak daun Carica papaya dalam demam berdarah: Tinjauan
sistematis dan meta-analisis, Jurnal Internasional Riset Medis Dasar dan
Terapan, Oktober-Desember. 2016.

Selain daun
pepaya, daun tawa-tawa juga telah menjadi subjek penelitian tentang pengobatan
herbal untuk demam berdarah. Tawa-tawa dicatat dalam PKDLH dan Ensiklopedia
Tanaman Obat-Obatan Umum Filipina, tetapi yang terakhir mencatat bahwa bukti
klinis yang mendukung kemanjurannya masih kurang.

Selain itu, DOH,
WHO, dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat semuanya
mengatakan bahwa saat ini tidak ada pengobatan khusus untuk demam berdarah,
tetapi dapat dikelola lebih awal. […]

Berdasarkan hal itu,
maka dapat disimpulkan bahwa informasi yang beredar tidak tepat. Daun pepaya
belum terbukti secara ilmiah sebagai obat DBD. Dengan demikian, konten tersebut
masuk ke dalam kategori False Context atau Konten yang Salah.

=====

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1088071694858698/

https://www.suara.com/health/2019/03/25/075500/jus-daun-pepaya-mentah-bisa-jadi-obat-dbd-hoaks-atau-fakta?page=all

https://lifestyle.okezone.com/read/2016/10/17/481/1517007/minum-jus-daun-pepaya-bisa-mengobati-dbd-mitos-atau-fakta

https://verafiles.org/articles/vera-files-fact-check-fb-post-papaya-leaves-homemade-cure-de

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v5.0https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v5.0https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v5.0

Sumber: turnbackhoax.id

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *