Connect with us

Internasional

CDC Umumkan Varian Covid-19 Terbaru, Namanya BA.4.6, Bahayakah?

Published

on

Kabarpolitik.com – Setelah subvarian Omicron BA.2, BA.4 dan BA.5, serta BA.2.75, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) mengumumkan satu varian Covid-19 terbaru. Namanya BA.4.6. Varian ini menjadi varian yang diperhatikan (VOC) oleh WHO.

CDC sedang melacak ‘varian perhatian’ Covid-19terbaru yang menyalip strain Omicron sebelumnya di setidaknya 4 negara bagian AS. Subvarian baru terutama lazim di empat negara bagian AS, Atlantik tengah, dan Selatan.

Garis keturunan baru dari varian Covid-19 Omicron, seperti BA.4 dan BA.5, memicu gelombang infeksi ulang. Sekarang Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melacak varian perhatian BA.4.6.

 

CDC menetapkan strain itu sebagai ‘varian menjadi perhatian’.

Menurut CDC, BA.4.6 merupakan 4,1 persen dari kasus Covid-19. Varian baru ini lebih umum di wilayah yang terdiri dari Iowa, Kansas, Missouri, dan Nebraska, di mana itu merupakan 10,7 persen dari kasus lokal.

Wilayah Atlantik tengah dan Selatan juga melihat lonjakan kasus BA.4.6 di atas rata-rata nasional. Strain baru ini juga telah terdeteksi di 43 negara lain.

 

Apakah Lebih Bahaya?

Sampai sekarang, tidak banyak data apakah BA.4.6 lebih ringan daripada BA.4 atau BA.5 dalam menghindari kekebalan. Pendiri dan direktur Scripps Research Translational Institute,

Eric Topol, mentweet bahwa mutasi BA.4.6 tampaknya tidak mengkhawatirkan dibandingkan dengan BA.4/5. “Tampaknya tak bahaya dengan hanya segelintir mutasi baru dibandingkan dengan subvarian sebelumnya,” katanya.  (*)

(jp)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.