Connect with us

Hukum

Jadi Pemateri MPLS di SMP Kristen Harapan Mulia Jakarta, Panit Binmas Polsek Pademangan Binluh Narkoba, Bullying dan Tawuran

Kabarpolitik.com, Jakarta – Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, SH, SIK, MH diwakili Panit Binmas Polsek Pademangan Iptu Antonius Djoko Saputra SH menjadi narasumber di kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024-2025 Di SMP Kristen Harapan Mulia Jakarta, pada Rabu (10-07-2024).

Di SMP Kristen Harapan Mulia Jakarta yang terletak di Jl. Pademangan 4. No.D1. RT.014. RW.01 Kel. Pademangan Timur Kec. Pademangan Jakarta Utara itu, selain Panit 1 Binmas Polsek Pademangan Iptu Antonius Djoko Saputro SH, hadir juga Bhabinkamtibmas Kel.Pademangan Timur Polsek Pademangan Aiptu M.Taufik Hidayat.

Kepala Sekolah SMK N 23 Jakarta dalam sambutannya menyampaikan kepada siswa yang mengikuti kegiatan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) MPLS tersebut, bahwa materi kali ini diberikan oleh pihak kepolisian.

“Pagi ini materinya berbeda biasanya bapak ibu guru yang menyampaikan sekarang Bapak Polisi. Terimakasih kepada Bapak A Djoko S yang didampingi oleh Bapak MT Hidayat sudah menghadiri kegiatan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini,” ungkapnya.

Sementara itu Panit 1 Polsek Pademangan yang menjadi pemateri, selain memperkenalkan diri, ia juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala Sekolah, Ibu guru dan siswa – siswi SMP Kristen Harqpan Mulia. Jakarta.

Dihadapan ratusan siswa tersebut, Panit Binmas Polsek Pademangan memberikan materi tentang Bullying dan Narkoba. Ia menjelaskan bahwa narkotika berupa tanaman dan bukan tanaman, seperti Putaw, Morfin dan Ganja.

Ia juga menjelaskan dampak buruk dari Narkoba seperti tidak disiplin tidur malam susah mengakibatkan bangun siang. “Dari yang cerdas menjadi tidak cerdas dari yang sehat menjadi tidak sehat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga memaparkan penjelasan tentang Bullying, baik Bullying fisik dan verbal, pelaku bullying menanggapi tindakannya itu biasa padahal itu tidak biasa. “Dampak dari bullying itu serius, banyak korbannya menjadi despresi tidak menutup kemungkinan dapat bunuh diri,” papar Panit Binmas.

Dalam pertemuan itu diisi dengan tanya jawab antara pihak kepolisian dengan siswa. Diantarannya tentang minuman keras apakah mengandung narkoba atau tidak.

Jawaban: minuman keras tidak mengandung narkoba akan tetapi mengandung alkohol yang juga bisa seseorang itu hilang kesadaran, lupa dan bisa mempunyai perilaku atau keberanian yang lebih sehingga dapat mengakibatkan seseorang lupa jati diri seringkali bisa mengakibatkan buat onar di lingkungan.

Pertanyaan: Makanan yang mengandung bahan pengawet disebut narkoba atau tidak?

Jawaban : Karena makanan tidak mengandung narkoba akan tetapi mengandung formalin yaitu bahan pengawet yang dapat merusak organ tubuh kita.

Pertanyaan: Kalau kita jadi korban Bullying bagaimana cara melaporkannya?

Jawaban : Pertama lapor keguru BK, tidak ditanggapi lapor ke orang tua untuk lapor ke Kepala Sekolah jika tidak ada tanggapan juga silahkan lapor ke Polsek/ Polres terdekat.

Selain itu, Panit Binmas juga menjelaskan bahaya melakukan tawuran dan dampak daripada tawuran salah satunya adalah merusak fasilitas umum.

Bagi pelaku tawuran akan bersifat was-was dan rasa takut yang berlebihan, bagi pelaku tawuran dapat dilakukan hukuman walaupun itu di bawah umur akan dilakukan pengadilan anak.

Dan bagi pelaku tawuran bila membawa senjata tajam sesuai dengan undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dapat dihukum selama 10 tahun yang berbunyi Barang siapa membawa menyimpan menguasai senjata pemukul penikam penusuk.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *