Connect with us

Internasional

Kecelakaan Kereta Metro di Meksiko, Diduga Karena Konstruksi Buruk

Avatar

Published

on

Kabarpolitik.com – Kereta metro di Kota Meksiko, Meksiko, mengalami kejadian nahas pada Senin (3/5). Salah satu sarana transportasi vital itu jatuh dan tertekuk karena viaduk yang dilewatinya ambruk. Sebanyak 23 penumpang meninggal dunia, termasuk di antaranya anak-anak. Sebanyak 65 orang lainnya luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

”Penyebab kejadian ini masih diselidiki,” ujar Wali Kota Kota Meksiko Claudia Sheinbaum seperti dikutip Agence France-Presse.

Dugaan sementara, balok yang menyangga viaduk lepas. Jalur itu pun ditutup hingga proses penyelidikan tuntas. ”Kami akan melaporkan seluruh faktanya. Doa dan dukungan kami untuk para korban,” tambahnya.

Pascagempa 2017, ada bagian viaduk itu yang retak. Penduduk setempat sudah membuat laporan. Otoritas transportasi publik menindaklanjuti dengan melakukan perbaikan. Belum diketahui apakah keretakan tersebut menjadi salah satu penyebabnya.
Yang jelas, itu adalah insiden kecelakaan terburuk sejak kereta metro diresmikan pada 1969. Itu merupakan salah satu jalur tersibuk di dunia.

Saksi mata mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat di dekat Stasiun Olivos. Terdengar bunyi gemuruh ketika viaduk itu patah dan membuat kereta yang melintas di atasnya jatuh.

Beberapa mobil yang melintas di dekat area tersebut ikut tertimbun. Ada kemungkinan jumlah korban jiwa bertambah lantaran proses evakuasi masih berlangsung.

GERAK CEPAT: Petugas memindahkan korban kecelakaan kereta yang terluka dengan tandu di lokasi jalur yang runtuh di Kota Meksiko pada Senin (3/5) (Pedro Pardo/AFP)

Proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena posisi kereta yang menggantung tidak stabil dan rawan roboh ke jalan di sebelahnya. Keluarga korban juga berdatangan ke lokasi untuk mencari kepastian. Salah satunya adalah Gisela Rioja Castro. Suaminya biasa naik kereta metro tersebut sepulang kerja. Perempuan 43 tahun itu berusaha menelepon sang suami, tapi tidak ada respons. Tim yang melakukan evakuasi di lokasi juga tidak membantu banyak.

”Semuanya tidak tahu-menahu,” ujarnya kepada Associated Press.

Kereta bawah tanah Kota Meksiko memiliki 12 jalur. Kecelakaan terjadi di jalur 12 yang diresmikan Oktober 2012 oleh Wali Kota Marcelo Ebrard. Kini Ebrard menjadi menteri luar negeri Meksiko.

Ricardo de la Torre, salah seorang penduduk yang tinggal di dekat jalur 12, mengatakan bahwa dirinya sudah lama khawatir dengan kualitas viaduk tersebut. Sebab, setiap kali kereta lewat, gedung-gedung di sekitarnya bergetar.

”Dengan fakta sederhana itu, kami tahu konstruksinya buruk,” ujarnya.

(jp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *