Connect with us

Pemerintahan

Paviliun Indonesia Pada China-ASEAN Expo 2023 Dibuka Wapres, Angkat Potensi Kalimantan Tengah

Nanning, Kabarpolitik.com – Usai menghadiri pembukaan China-ASEAN Expo (CAEXPO) Ke-20 dan China-ASEAN Business Investment Summit (CABIS) Ke-20 di Osmanthus Hall, Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin membuka secara resmi Paviliun City of Charms of Indonesia yang menampilkan potensi Provinsi Kalimantan Tengah di Paviliun B2 NICEC.

Saat memberikan sambutan pada acara ini, Wapres menyampaikan apresiasi kepada Sekretariat CAEXPO atas kesuksesan penyelenggaraan CAEXPO 2023 secara fisik tahun ini. Ia menjelaskan bahwa CAEXPO adalah bentuk kolaborasi nyata antara ASEAN dan Tiongkok yang saling menguntungkan.

“Sejak tahun 2020, di tengah pandemi, ASEAN menjadi mitra dagang terbesar RRT dan kerja sama ekonomi ASEAN – Tiongkok terus bertumbuh,” ujarnya.

Kehadiran Indonesia di CAEXPO 2023, sambung Wapres, yang salah satunya melalui Paviliun City of Charms, juga adalah hasil kolaborasi antara komunitas bisnis, asosiasi, dan pemerintah daerah. Menurutnya paviliun ini menjadi satu lagi bukti nyata dari kerja sama erat antara Tiongkok dan ASEAN dalam mempromosikan perdagangan dan kerja sama ekonomi di wilayah ini.

Lebih lanjut, Wapres menerangkan bahwa Paviliun City of Charms yang ia resmikan saat ini menampilkan potensi Provinsi Kalimantan Tengah, yang merupakan provinsi terluas di Indonesia. Ia pun mengharapkan paviliun ini menjadi wadah untuk mengukuhkan hubungan antara kedua entitas (Tiongkok dan ASEAN), serta membuka peluang yang lebih besar untuk masa depan yang lebih cerah.

“Harapan saya Paviliun ini dapat menjadi jendela untuk showcase keunggulan dan potensi daerah di Indonesia dan mendorong kerja sama ekonomi tingkatan daerah antara ASEAN dan Tiongkok,” ungkapnya.

Lebih jauh, pada kesempatan ini Wapres mengucapkan selamat kepada semua pihak yang terlibat dalam Paviliun City of Charms of Indonesia yang menampilkan Provinsi Kalteng.

“Kita berterima kasih, terlebih kepada Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Yang Mulia Li Qiang yang baru saja berkunjung ke Paviliun ini,” tuturnya.

Menutup pidatonya, Wapres secara resmi membuka Paviliun City of Charms Kalimantan Tengah di lokasi penyelenggaraan CAEXPO 2023.

“Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohiim, saya menyatakan dengan ini Paviliun City of Charms Provinsi Kalimantan Tengah dibuka,” ucap Wapres.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo yang membacakan sambutan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng berkesempatan berpartisipasi pada CAEXPO 2023 dengan memanfaatkan peluang promosi potensi provinsi/daerah. Hal ini dilakukan melalui Paviliun Nasional Indonesia City of Charm dan juga Paviliun Komoditas yang melibatkan Industri Pariwisata, Sanggar Kesenian Tari Budaya, Pengusaha (pihak swasta) di berbagai sektor komoditas unggulan, serta Perajin dan IKM/UMKM.

“Menjadi harapan kita bersama, event ini menjadi sarana strategis untuk mengembangkan dan mempromosikan produk-produk unggulan potensial Kalimantan Tengah di pasar luar negeri, serta strategi untuk menembus pasar tersebut,” ungkapnya.

Lebih jauh, Edy memaparkan bahwa Kalteng adalah Provinsi terluas di Indonesia yang memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) melimpah, bukan hanya tambang, tetapi juga pesona alam dan aneka ragam flora fauna, serta sektor perkebunan kelapa sawit.

“Berdasarkan data Perdagangan Luar Neger Provinsi Kalteng, sektor Mineral dan Batubara (MINERBA) menempati urutan teratas bersama dengan Kelapa Sawit (CO dan turunannya) sebagai produk ekspor unggulan dari Provinsi Kalimantan Tengah dalam lima tahun terakhir,” urainya.

Bahkan, sambung Edy, Provinsi Kalteng dari tahun ke tahun selalu berkontribusi positif secara signifikan sebagai salah satu provinsi penyumbang devisa terbesar bagi negara. Hal tersebut dibuktikan dengan Neraca Perdagangan Luar Negeri Kalimantan Tengah dalam lima tahun terakhir selalu Surplus, di atas USD 1,5 Miliar.

“Bahkan di saat Pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu, Alhamdulillah, kinerja Perdagangan Luar Negeri Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan prestasinya, dengan selalu mengalami surplus,” ujarnya.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalteng juga fokus terhadap kemajuan ekspor Kalimantan Tengah, salah satunya melalui kebijakan yang diberikan untuk mendukung pertumbuhan ekspor Kalimantan Tengah, baik itu kepada para eksportir existing, calon eksportir atau potensial ekspor, dan pelaku usaha IKM lainnya.

“Di samping itu, dukungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) sebagai mitra Pemerintah Daerah berperan penting dalam membina dan menumbuhkembangkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kalimantan Tengah bagi penguatan ekonomi masyarakat dan daerah. Oleh karena itu, IKM-IKM yang ada harus dipandang dan diposisikan sebagai salah satu aset dan pilar utama ekonomi daerah, bahkan nasional,” sebut Edy.

“Harapan kami ke depan, kinerja Perdagangan Luar Negeri Kalteng akan semakin baik, dan Pelaku IKM Kalteng semakin banyak yang Go Global, mampu melakukan ekspor dan memiliki nilai tambah ekonomi, terlebih potensi alam yang dimiliki Kalteng luar biasa dan memiliki keunikan, seperti kerajinan getah nyatu, benang bintik, rotan, aneka jenis ikan, dan lainnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, di dalam Paviliun City of Charms Provinsi Kalimantan Tengah dipamerkan berbagai produk unggulan Kalteng seperti sarang burung walet, tanaman aquatik, herbal, batu-batuan mulia, batu bara, madu hutan, serta berbagai produk hasil pertanian dan perkebunan seperti kopi, coklat, dan pinang.

Selain PM Tiongkok Li Qiang yang sempat meninjau Paviliun City of Charms Provinsi Kalteng, hadir pada acara ini di antaranya Wakil Ketua Kongres Rakyat Nasional Komite Guangxi Zhou Jiabin, Sekretaris Jenderal Sekretariat CAEXPO Wei Zhaohui. Dari pihak Indonesia tampak hadir Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi Kalimantan Tengah Ivo Sugianto Sabran, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kalteng Hamka Nasution.

Sementara Wapres didampingi oleh Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, serta Konsul Jenderal RI Guangzhou Ben Perkasa Drajat. (EP/RJP-rls)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *