Connect with us

Internasional

Sama-Sama Aman, Malaysia Setuju Lansia Divaksin Sinovac dan Pfizer

Avatar

Published

on

Kabarpolitik.com – Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa lansia di negara mereka akan disuntik dengan dua jenis vaksin yakni Pfizer-BioNTech dan Sinovac. Sebab kedua vaksin itu diyakini sama-sama aman dan manjur.

“Baik vaksin Pfizer-BioNTech dan Sinovac dipastikan aman oleh Komite Khusus Jaminan Akses Pasokan Vaksin Covid-19 (JKJAV) untuk lansia berusia 60 ke atas,” kata Menteri Koordinator Program Imunisasi Covid-19 Nasional, Khairy Jamaluddin seperti dilansir Free Malaysia Today.

Dia mengklarifikasi laporan bahwa vaksin Sinovac akan menjadi satu-satunya yang digunakan untuk kelompok lansia berusia 60 tahun ke atas. Padahal ada pula Pfizer yang akan disediakan untuk lansia.

Baca juga: Manjur hingga 100 Persen di Malaysia, Vaksin Sinovac Aman untuk Lansia

“Pengumuman saya sebelumnya adalah bahwa Sinovac telah diizinkan oleh JKJAV untuk penggunaan kelompok berusia 60 tahun ke atas, bukan hanya akan digunakan pada mereka,” tegasnya.

“Judulnya menyesatkan seolah-olah manula hanya akan menerima vaksin Sinovac,” imbuhnya dalam sebuah posting Twitter.

Pada minggu lalu, isu yang bergulir di Malaysia, Khairy disebut mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan vaksin Sinovac dari Tiongkok kepada lansia berusia 60 tahun ke atas melalui fase dua program imunisasi. Dia mengatakan, keputusan tersebut diambil melalui JKJAV setelah vaksin tersebut terbukti aman, efektif dan stabil untuk diberikan kepada para lansia selain dengan mempertimbangkan data terkini serta perkembangan praktik penggunaan di negara lain termasuk Turki dan Brasil.

Dalam tweet terpisah, Khairy juga mengatakan individu yang menjadi penerima pada hari pertama fase kedua imunisasi untuk lansia menerima vaksin Pfizer-BioNTech. Di antara mereka yang mendapat vaksinasi adalah kelompok lanjut usia dan rentan. Mereka secara simbolis adalah warga lansia bernama Tamby Sulaiman, 84, dan Ngan Kho Wu, 84, dari Sibu, Sarawak.

(jp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *