Politik
Abdul Wachid Dorong Perhatian Khusus Kesejahteraan Pendidik Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
Published
3 jam agoon
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan pengasuh di Sekolah Rakyat Terintegrasi. Menurutnya, pola pembelajaran berbasis asrama (boarding school) menuntut tanggung jawab yang jauh lebih besar dibandingkan sekolah umum.
Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung kegiatan belajar mengajar serta sarana prasarana di Sekolah Rakyat Terintegrasi I, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Jumat (2/10/2026).
“Tenaga pendidik Sekolah Rakyat ini masih memakai kurikulum dengan manajemen Kementerian Pendidikan. Memang ini membutuhkan perhatian khusus terkait kesejahteraan. Mereka tidak hanya memberikan pendidikan seperti sekolah umum, tapi ini boarding school, artinya ada pendampingan intensif sampai menjelang waktu istirahat malam,” ujar Wachid.
Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah II ini menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter dan upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Presiden Prabowo mencanangkan Sekolah Rakyat tidak hanya untuk belajar secara akademik, tetapi juga pendidikan karakter dan pengentasan kemiskinan. Ini adalah upaya konkret untuk memutus mata rantai kemiskinan di negeri ini,” terangnya.
Pejuang Politik Gerindra itu juga menilai konsep keterpaduan jenjang pendidikan di Sekolah Rakyat memberikan ruang pengembangan optimal bagi siswa sesuai dengan potensi dan prestasinya.
“Saya sangat optimis dengan model terintegrasi ini. Anak-anak berprestasi, misalnya yang IQ-nya di atas 100, akan diarahkan ke jenjang lebih tinggi seperti masuk sekolah kedinasan (Taruna) hingga Sekolah Garuda. Sementara yang berbakat di bidang wirausaha, akan diarahkan ke pengembangan UMKM,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wachid mengapresiasi penataan kawasan dan fasilitas pendukung di Kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sukoharjo yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare. Ia menilai ketersediaan ruang kelas hingga fasilitas asrama sangat memadai untuk mendukung model pendidikan berbasis asrama.
“Secara langsung kami melihat kondisi sekolah yang sudah dimanfaatkan para siswa dan penataannya sangat baik, mulai dari ruang kelas hingga asrama. Inilah model Sekolah Rakyat yang diprogramkan sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.
Rokhmat Ardiyan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kuningan Terdampak Kekeringan
HUT ke-18 PIRA, Novita Wijayanti Dorong Perempuan Tak Takut Deteksi Dini Kanker
Abdul Wachid Dorong Perhatian Khusus Kesejahteraan Pendidik Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
Bob Hasan: Baleg Buka Peluang Revisi UU DKJ Masuk Prioritas Prolegnas 2027
Himmatul Aliyah Soroti Dampak Seleksi Mandiri PTN terhadap Perguruan Tinggi Swasta
Kunjungi Pasar Cipinang, Titiek Soeharto Tegaskan Cadangan Beras 4,8 Juta Ton Cukup Penuhi Kebutuhan
Presiden Prabowo Tekankan Komunikasi Pemerintah sebagai Alat Persatuan Nasional
Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

