Connect with us

Internasional

Ratu Elizabeth Puji Aksi Luckasz dan Gray Pasca Lumpuhkan Teroris London Bridge

Avatar

Published

on

Kabarpolitik.com- Ratu Elizabeth memuji para pahlawan yang sudah mengorbankan hidup mereka untuk melindungi orang lain dari aksi teror London Bridge yang telah menewaskan dua orang.

Sekelompok orang yang menjadi pahlawan itu adalah; Luckasz (ketua Fishmongers) dan Thomas Gray (seorang pemandu wisata). Keduanya dipuji Ratu Elizabeth karena aksi mereka dalam menghentikan pelaku teror London Bridge, Usman Khan.

Kepada The Times, sahabat Luckasz yang menolak disebutkan namanya menceritakan, setelah Usman membunuh kedua korban, Luckasz langsung menyerang Usman menggunakan gading paus narwhal yang dia ambil di dinding.

Luckasz menderita luka sobek akibat sabetan pisau ketika mencoba menekuk Usman, tapi untungnya, tidak kritis. “Tapi meski menderita luka tidak menghentikan Luckasz untuk mengalahkan si pelaku. Luckasz adalah seorang pahlawan,” puji si teman.

Selain Luckasz, mereka yang berjasa dalam menghentikan Khan adalah Thomas Gray. Saat kejadian, Gray mengungkapkan, dia baru saja makan siang bersama temannya di Borough Market ketika pelaku teror London Bridge itu beraksi.

Saat mereka mengemudi mobil menjemput klien, Gray menuturkan mereka melihat Khan tengah dihantamkan ke lantai jembatan. Gray dan koleganya dengan berani keluar dari mobil, dan membantu pengguna jalan yang berusaha menahannya tetap di tanah.

Saat mendatangi kerumunan itu, Gray sempat bertanya ada masalah apa, yang dijawab bahwa Khan baru saja membunuh dua orang. Ketika mendapatkan penjelasan itu, pria 24 tahun tersebut melihat ada dua pisau dapur sepanjang 8 inci di tangan Khan.

“Saya menginjak tangannya sekuat mungkin supaya dia melepaskan pisau itu. Begitu terlepas, salah satu orang menendangnya menjauh. Di tengah pergumulan itu, polisi pun datang ke lokasi. Saat itu, Usman merogoh sesuatu di dalam kantongnya. Polisi memperingatkan dan akhirnya polisi menembak Usman 3-4 kali dan saya mendengar bunyi gedebuk,” katanya.

Sekadar informasi, Usman dipenjara selama 16 tahun pada 2012 silam karena terbukti merencanakan pengeboman London Stock Exchange. Teroris itu dibebaskan bersyarat pada Desember 2018, dan diawasi ketat karena diduga dia berafiliasi dengan kelompok ekstremis.[sgh]

Source

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *