Connect with us

Politik

Bawaslu Disebut tak Menghargai PKPU sebagai Produk Hukum

Published

on

Logo Badan Pengawas Pemilu. (Foto: MI/Ramdani)

rnJakarta: Mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Wahidah Syuaib menyebut Bawaslu tak menghargai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) sebagai produk hukum ketika meloloskan eks narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif.rnMenurut dia, tak semestinya Bawaslu menyatakan tidak ada dasar hukum yang kuat melarang eks koruptor untuk nyaleg saat PKPU sudah mengatur hal tersebut.rn”PKPU sudah menjadi dasar hukum yang sah. (PKPU) dikatakan bertentangan dengan Undang-undang pun tak sepenuhnya demikian karena KPU punya kewenangan mengatur pelaksanaan teknis kepemiluan itu sendiri,” ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Selasa, 4 September 2018.rnWahidah mengamini ada perbedaan prinsip antara Bawaslu dan KPU terkait larangan eks koruptor nyaleg. Namun hal itu semestinya tak terjadi jika sejak awal Bawaslu mengajukan uji materi untuk mendapatkan kepastian dari PKPU.rnIa menilai esensi dari pemilu akan sia-sia jika menghasilkan orang yang sama-sama bermasalah dengan sebelumnya. Terlebih mantan narapidana korupsi yang nyaleg ada yang belum sampai satu tahun menjalani hukuman.rn”Kalau hukumannya 5 tahun dan selama itu menunjukkan rekam jejak lebih bagus mungkin ada harapan. Tapi kalau belum setahun tidak ada jaminan perilaku korup yang dilakukan sebelumnya hilang,” kata dia.rnWahidah mengatakan Bawaslu dan KPU seharusnya bisa duduk bersama, bukan hanya saat ada masalah seperti kisruh soal caleg eks koruptor saat ini.rnKetika kedua lembaga penyelenggara pemilu tak lagi sejalan bukan hanya akan menimbulkan ketidakpercayaan publik namun juga berimbas pada ketidakpastian proses pemilu.rn”Pemilu kan harus memberi kepastian hukum, proses, dan tahapan. Karena itu kami berharap KPU konsisten dengan sikap itu,” jelas dia.rnrn(MEL)rn

rnrnrnrn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...