Connect with us

Politik

Membedah Pemikiran Ma’ruf Amin di Rakornas PDIP

VIVA – Bakal calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin ikut memberi pembekalan pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PDI Perjuangan di Gedung DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu 1 September 2018.

Dalam rakornas tersebut, kata Ma’ruf Amin, dibahas masalah pemenangan pada Pemilu 2019, di mana dirinya berpasangan dengan Presiden Joko Widodo sebagai bakal capres.

“Rapat koordinasi di PDIP untuk pemenangan pemilu. Saya alhamdulillah hadir. Tentu saya ingin menyampaikan terima kasih, karena PDIP mendukung saya sebagai calon wakil presiden Pak Jokowi,” kata Ma’ruf usai acara rakornas.

Kemudian, ia menyampaikan janji dalam rakornas untuk membantu Jokowi dalam periode kedua.

“Saya sampaikan, intinya kalau saya terpilih saya akan membantu Pak Jokowi dalam periode kedua di dalam rangka menyiapkan landasan runway supaya Indonesia bisa tinggal landas di tahun 2024,” katanya.

Ma’ruf menyampaikan, Presiden Jokowi sudah menyiapkan segala sesuatu dalam periode pemerintahan pertama. Dalam periode tersebut, ia menyebut hanya tiga tahun efektif Presiden Jokowi membangun pemerintahan.

“Tahun pertama beliau membuat orientasi, baru melakukan langkah-langkah pembangunan di tahun kedua, ketiga, dan keempat. Kelima sudah dalam persiapan (pilpres), jadi efektif tiga tahun,” ujarnya.

Walaupun hanya tiga tahun efektif pemerintah, Ma’ruf menuturkan bahwa Presiden Jokowi sudah menyiapkan banyak program yang sangat signifikan, seperti pembangunan infrastruktur, pembangunan pendidikan, dan kesehatan.

“Karena itu ketika nanti beliau bisa terpilih pada periode kedua, efektif lima tahun saya kira akan lebih banyak lagi yang akan bisa dibangun,” kata Ma’ruf.

Pemikiran Ma’ruf Amin Diterjemahkan

Dalam kesempatan yang sama, Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, selain KH Ma’ruf Amin, rakornas kali ini dihadiri oleh seluruh pengurus di Indonesia. Mulai dari ketua, sekretaris, bendahara dan wakil ketua bidang pemilu.

“Serta unsur-unsur dari alat kelengkapan partai yaitu dari badan pemenangan pemilu provinsi, badan pemilu saksi, badan saksi pemilu provinsi, dan dari badan bantuan hukum provinsi seluruh Indonesia,” ujar Basarah.

Mengenai kehadiran Ma’ruf Amin, Basarah menyampaikan kalau itu memang menjadi penting untuk melakukan koordinasi. Baik yang bersifat pemikiran-pemikiran maupun kenegarawanan beliau.

Nantinya pemikiran Ma’ruf Amin yang bersifat Islami akan diterjemahkan dalam bahasa untuk kalangan nasionalis.

Penerjemahan tersebut, lanjut Basarah, dilakukan untuk menyasar dua segmen yang memang menjadi strategi pemenangan tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin, yakni segmen nasionalis dan Islami.

“Oleh karena itu kedatangan KH Ma’ruf Amin hari ini adalah dalam rangka menerjemahkan kenegaraan Islamnya Ma’ruf Amin dalam implementasi kebijakan baik dalam pilpres maupun saat keduanya menjadi pasangan presiden dan wakil presiden,” katanya. (ase)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *