Connect with us

Politik

Pengamat: Biaya Politik Mahal Picu Korupsi Mengalir ke Parpol

Published

on

rnJakarta: Mahalnya biaya politik dianggap menjadi alasan utama perilaku korupsi kader partai politik (parpol). Kewajiban memberi sumbangan, kerap membuat kader mengambil dana yang tidak semestinya.rnKondisi itu terlihat salah satunya pada partai Golkar. Di mana dalam dua tahun berturut-turut, kegiatan Munaslub partai selalu dikaitkan dengan aliran dana korupsi. Pada Munaslub 2016 Golkar diduga menerima aliran dana dari korupsi proyek KTP elektronik yang melibatkan Setya Novanto. Di Munaslub 2017, diduga ada aliran dana dari korupsu proyek PLTU Riau 1 yang melibatkan Eni Saragih dan Idrus Marham.rnPengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, selama ini kader parpol dibebani tugas untuk mencari dana untuk mengisi ATM partai. Dana yang didapat dari jabatan yang kader pegang kerap tidak seimbang dengan yang dibutuhkan parpol.rn”Ada kader parpol yang ditugaskan untuk menghimpun dana, dalam rangka memenangkan calon kubu tersebut,” kata Pangi, Sabtu,  8 September 2018.rnDia menambahkan, ATM parpol dipakai untuk jadi tim sukses membiayai operasional pemenangan. Mulai dari uang transport, hotel, dan lain-lain. “Belum uang lobi dan entertain atau maintenance lainnya. Ini tidak sedikit jumlahnya. Dari mana uang sebanyak itu,” paparnya.rnUntuk bisa mengubah kondisi itu, upaya pembersihan harus dilakukan tidak hanya di hilir atau pada kader yang melakukan korupsi. Namun, juga pada tubuh parpol secara keseluruhan. “Mulai dari aturan hingga sistem yang membuat biaya politik terlampau tinggi,” imbuhnya.rnSelain kader yang terbukti melakukan korupsi, penyisiran juga harua dilakukan pada seluruh isi parpol. Mereka yang kemungkinan bersentuhan dengan apa yang dikerjakan oleh pelaku korupsi juga harus diusut potensi keterlibatannya. “Kalau bisa sisir dari level hulu sampai hilir bagaimana mahalnya biaya politik. Dalam hal ini pada Munas,” ujar Pangi.rnPangi mendorong agar tindakan dan sanksi juga diberikan pada parpol. Tidak hanya berhenti di kader. Dengan begitu, penyelesaian rantai korupsi bisa dicapai.rnBaca: Golkar Kembalikan Uang Suap PLTU Riau-I Rp700 JutarnSebelumnya, Partai Golkar mengembalikan uang suap dari proyek pembangunan PLTU Riau-I kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Total uang yang dikembalikan ‘Partai Beringin’ sebanyak Rp700 juta.rnJuru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan uang itu telah disita untuk kepentingan penyidikan. Lembaga Antikorupsi menghargai sikap partai besutan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang mau mengembalikan uang suap ke KPK.rn”Tentu saja KPK menghargai ketika ada sikap kooperatif dan keinginan untuk memberikan keterangan meskipun sejauh ini artinya yang diakui sekitar Rp700 jutaan dan kemudian dikembalikan kepada KPK,” ujarnya.rnFebri menyebut uang itu akan menjadi salah satu bukti penguat adanya praktik rasuah dalam proses pembahasan proyek PLTU Riau-I. Komisi Antikorupsi, kata dia, bakal mengusut aliran dana suap proyek bernilai USD900 juta itu ke pihak lain.rn(YDH)rn
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...