Connect with us

Politik

Tak Sekadar Kejar Pertumbuhan, Amin Ak: APBN 2027 Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Published

on

Tak Sekadar Kejar Pertumbuhan, APBN 2027 Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak menilai belanja negara dalam APBN 2027 harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan utama masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Menurutnya, sejumlah sektor menjadi prioritas dalam rancangan APBN 2027, antara lain pendidikan, kesehatan, subsidi, pembayaran bunga utang, pembangunan, serta Transfer ke Daerah (TKD).

“Ya tentu untuk kebutuhan-kebutuhan rakyat yang utama, untuk kesejahteraan rakyat. Alokasinya sudah jelas ada untuk pendidikan yang paling besar tentu saja. Itu kan amanat konstitusi, kemudian untuk sektor kesehatan, subsidi itu juga alokasinya sangat besar,” kata Amin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Ia menekankan keberhasilan APBN 2027 tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan. Belanja negara harus mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 sekaligus memastikan pertumbuhan tersebut berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurut Amin, TKD juga memiliki peran penting karena menjadi instrumen untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, belanja negara perlu diarahkan agar tidak sekadar mengejar angka pertumbuhan, tetapi menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Jadi bukan saja kita mengejar pertumbuhannya 6 persen, tapi pertumbuhan yang berkualitas, yang bisa menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan juga pemerataan kesejahteraan seluruh rakyat. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Advertisement

Perhatian pada Kelas Menengah

Amin juga menyoroti kondisi kelas menengah yang dinilainya perlu menjadi perhatian dalam kebijakan APBN 2027. Penguatan kelas menengah penting karena konsumsi kelompok tersebut memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia menyebut sekitar 54 persen pertumbuhan ekonomi selama ini ditopang konsumsi. Setelah ditelaah, konsumsi kelas menengah menjadi salah satu penopang utama. Karena itu, menurutnya, kebijakan pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada masyarakat miskin dan kelompok kurang mampu yang selama ini mendapatkan berbagai program subsidi dan bantuan sosial.

Oleh karena itu, tegas Amin, kelas menengah juga perlu mendapatkan perhatian agar daya beli dan kontribusinya terhadap perekonomian tetap terjaga. Salah satu indikator keberhasilan belanja negara nantinya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat, menurunnya tingkat pengangguran, serta kembalinya kelompok masyarakat yang rentan miskin ke kelas menengah.

TKD dan Persoalan DBH

Terkait alokasi TKD sebesar Rp735 triliun, dirinya mengatakan dana tersebut harus diarahkan untuk mendukung pembangunan di daerah sekaligus mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara terkait persoalan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH), ia mendorong adanya komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Politisi Fraksi PKS itu juga meminta pemerintah pusat untuk transparan mengenai besaran hak daerah sekaligus mempercepat pemenuhannya.

Advertisement

“Kami juga menyadari dan juga menerima masukan masukan dari beberapa pemerintahan daerah tentang dana bagi hasil ini. Tentu kami mendorong agar pemerintah pusat bisa lebih transparan sesungguhnya, haknya daerah berapa, dan juga bisa secepatnya untuk memenuhi keinginan daerah itu,” kata Amin.

Meski demikian, ia mengingatkan penyelesaian persoalan tersebut tetap perlu mempertimbangkan kondisi fiskal pemerintah pusat. Bagi Amin, ukuran keberhasilan APBN 2027 bukan hanya terserapnya anggaran, melainkan sejauh mana belanja negara mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, membuka lapangan kerja, menekan pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk memperkuat kembali kelas menengah.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kawasan Industri Karawang Dikepung Kemiskinan, Bane Raja Manalu Desak CSR Lebih Berdampak Kawasan Industri Karawang Dikepung Kemiskinan, Bane Raja Manalu Desak CSR Lebih Berdampak
Politik1 jam ago

Kawasan Industri Karawang Dikepung Kemiskinan, Bane Raja Manalu Desak CSR Lebih Berdampak

Anggota Komisi VII DPR RI Bane Raja Manalu menyoroti ketimpangan sosial yang kontras antara masifnya perputaran modal di kawasan industri...

CSR Dinilai Sekadar 'Beri Ikan', Hendry Usulkan Pembinaan UMKM yang Mengikat CSR Dinilai Sekadar 'Beri Ikan', Hendry Usulkan Pembinaan UMKM yang Mengikat
Politik1 jam ago

CSR Dinilai Sekadar “Beri Ikan”, Hendry Munief Usulkan Pembinaan UMKM yang Mengikat

Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengusulkan agar kewajiban pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) oleh kawasan industri...

Calo Kerja hingga Konflik Sosial, Chusnunia Minta CSR Berpihak pada Warga Calo Kerja hingga Konflik Sosial, Chusnunia Minta CSR Berpihak pada Warga
Politik1 jam ago

Calo Kerja hingga Konflik Sosial, Chusnunia Chalim Minta CSR Berpihak pada Warga

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyoroti dinamika sosial di sekitar kawasan industri, mulai dari indikasi praktik diskriminasi...

Cegah Calo dan Diskriminasi, Rahayu Usulkan Rekrutmen Digital Terpadu Cegah Calo dan Diskriminasi, Rahayu Usulkan Rekrutmen Digital Terpadu
Politik1 jam ago

Cegah Calo dan Diskriminasi, Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo Usulkan Rekrutmen Digital Terpadu

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo mengusulkan penerapan sistem digitalisasi rekrutmen tenaga kerja terpadu di kawasan...

Keamanan hingga Infrastruktur Jadi Beban Industri, Bambang Haryo Minta Negara Hadir Keamanan hingga Infrastruktur Jadi Beban Industri, Bambang Haryo Minta Negara Hadir
Politik1 jam ago

Keamanan hingga Infrastruktur Jadi Beban Industri, Bambang Haryo Soekartono Minta Negara Hadir

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendesak pemerintah untuk mengambil alih penuh tanggung jawab keamanan, infrastruktur eksternal, dan...

Lowongan Kerja Batasi Usia, Nila Yani Minta Disnaker Turun Tangan Lowongan Kerja Batasi Usia, Nila Yani Minta Disnaker Turun Tangan
Politik1 jam ago

Lowongan Kerja Batasi Usia, Nila Yani Hardiyanti Minta Disnaker Turun Tangan

Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mendorong pengelola kawasan industri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk...

Cegah Industri Eksodus, Yoyok Minta Kemenperin Jadi Pengendali Utama Cegah Industri Eksodus, Yoyok Minta Kemenperin Jadi Pengendali Utama
Politik1 jam ago

Cegah Industri Eksodus, Yoyok Riyo Sudibyo Minta Kemenperin Jadi Pengendali Utama

Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo mendesak Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mengambil alih kendali penuh sebagai pengatur tunggal...

BPK Sampaikan IHPS I 2026, Tekankan Manfaat Hasil Pemeriksaan BPK Sampaikan IHPS I 2026, Tekankan Manfaat Hasil Pemeriksaan
Politik1 jam ago

BPK Sampaikan IHPS I 2026, Tekankan Manfaat Hasil Pemeriksaan

BPK RI mengungkap kontribusi pemeriksaan sepanjang semester I 2026 terhadap upaya penyelamatan keuangan negara mencapai Rp49,28 triliun. Ketua BPK RI...

Delapan Fraksi Sepakat, RUU Perampasan Aset Resmi Diusulkan Jadi Inisiatif DPR Delapan Fraksi Sepakat, RUU Perampasan Aset Resmi Diusulkan Jadi Inisiatif DPR
Politik1 jam ago

Delapan Fraksi Sepakat, RUU Perampasan Aset Resmi Diusulkan Jadi Inisiatif DPR RI

Delapan fraksi di DPR RI menyatakan persetujuannya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana untuk ditetapkan...

Tak Sekadar Kejar Pertumbuhan, APBN 2027 Harus Ciptakan Lapangan Kerja Tak Sekadar Kejar Pertumbuhan, APBN 2027 Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Politik1 jam ago

Tak Sekadar Kejar Pertumbuhan, Amin Ak: APBN 2027 Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak menilai belanja negara dalam APBN 2027 harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan utama masyarakat...