Connect with us

Nasional

UIN Jakarta Dinilai Sukses Optimalkan Unit Bisnis

Published

on

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi dan Inovasi Bisnis: Sistem, Strategi, dan Sinergi Menuju Pusat Pengembangan Bisnis yang Unggul dan Mandiri” di Adia Suites, Tangerang Selatan, Senin (8/12/2025).rnKegiatan ini mempertemukan para pengelola pusat bisnis Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia untuk merumuskan strategi kemandirian finansial an percepatan menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).rnMewakili Menteri Agama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsudin, M.A menyoroti pentingnya optimalisasi status Badan Layanan Umum (BLU) di Lingkungan PTKIN. Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menekankan bahwa fleksibilitas keuangan BLU harus dimanfaatkan untuk pengembangan akademik dan operasional, termasuk menjalankan usaha barang dan jasa penunjang.rn”UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi contoh nyata dalam optimalisasi unit bisnis,” ujar Prof. Sahiron. Ia menyebut PNBP UIN Jakarta kini mencapai sekitar Rp530–560 miliar, di mana 15–30 persen di antaranya berasal dari unit bisnis. Angka ini jauh melampaui rata-rata kontribusi bisnis PTKIN BLU lain yang baru menyumbang 4–6 persen terhadap PNBP.rnLebih lanjut, Kemenag menegaskan komitmen untuk mendorong transformasi PTKIN menuju PTNBH. “UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi kandidat terkuat untuk diusulkan sebagai PTNBH berikutnya,” tegasnya, disusul oleh UIN Surabaya dan PTKIN lain yang siap tata kelolanya.rnDitempat yang sama, Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., dalam paparannya menegaskan arah universitas menuju kemandirian finansial yang berdaya saing. Dengan populasi 36 ribu mahasiswa, dosen dan tendik sekitar 2000 orang dan aset-aset strategis seperti RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pondok Gede, RS Syarif Hidayatullah Ciputat dan beberapa Klinik serta perhotelan, maka UIN Jakarta memiliki potensi ekonomi kampus yang cukup besar.rnSelain itu, kebijakan strategis yang mengarahkan semua pengadaan internal melalui Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) telah memberikan lonjakan pendapatan unit tersebut secara signifikan.rn”Dengan perputaran keuangan yang potensial, UIN Jakarta siap menjadi universitas yang mandiri, maju, dan berdaya saing tinggi melalui penguatan P2B, restrukturisasi aset, dan percepatan pembentukan PTNBH,” tutup Prof. Imam Subchi.rnKepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN Jakarta, Prof. Dr. Asep Syarifuddin Hidayat, S.H., M.H., selaku panitia, menyampaikan bahwa FGD ini diikuti oleh 27 dari 39 UIN se-Indonesia, melampaui target yang ditetapkan.rnProf. Asep Syarifuddin menekankan bahwa terbitnya PMA No. 31 Tahun 2021 tentang Pusat Pengembangan Bisnis menandai era baru, di mana P2B diharapkan bertransformasi dari unit struktural menjadi motor penggerak kemandirian universitas dan berkembang menjadi holding company yang profesional. Pihaknya mendorong prinsip kolaborasi, bukan kompetisi, untuk memajukan unit-unit bisnis PTKIN secara nasional.rn”Transformasi menuju PTKIN-BH menuntut kesiapan sistem, SDM, regulasi, serta model bisnis yang kuat. FGD ini bertujuan untuk merumuskan arah tata kelola bisnis yang visioner dan membangun sinergi antar-PTKIN,” ujarnya.rnDukungan Luas untuk BerinovasirnTerpisah, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., mengungkapkan penguatan Pusat Pengembangan Bisnis sebagai bagian penting dari agenda strategis universitas menuju kemandirian finansial dan kesiapan PTNBH. Ia menyampaikan bahwa P2B kini diposisikan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dengan kewenangan yang lebih luas dalam pengelolaan bisnis universitas.rn”Penetapan P2B sebagai UPT adalah langkah struktural yang memberikan ruang gerak lebih besar bagi universitas untuk mengelola usaha dan aset secara profesional,” ujarnya.rnRektor menambahkan, P2B juga diberikan kewenangan merekrut sumber daya manusia profesional dari luar ASN. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar unit bisnis universitas memiliki fleksibilitas kompetensi dan kapasitas manajerial dalam operasionalnya.rnSelain itu, Rektor Asep Jahar menegaskan komitmen universitas mendorong inovasi dalam pengelolaan bisnis, terutama dalam pemenuhan kebutuhan logistik kampus.rn“Kami ingin memastikan P2B bekerja dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, namun tetap diberi ruang berinovasi agar mampu menghasilkan nilai tambah bagi universitas,” imbuhnya.rnMenurut Rektor, tiga kebijakan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola bisnis UIN Jakarta dan mempercepat langkah universitas menuju kemandirian yang berkelanjutan. “Semoga dengan langkah-langkah ini, UIN Jakarta dapat melanjutkan transformasi menuju kampus modern berbasis tata kelola yang sehat, inovatif, dan siap bersaing,” pungkas Rektor.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...