Connect with us

Internasional

50 Tahun Berlalu, Studi Ungkap Kematian Bruce Lee karena Minum Air

Published

on

Kabarpolitik.com – Aktor mendiang Bruce Lee sudah meninggal 50 tahun lalu. Namun sebuah studi terbaru saat ini mengungkap penyebab kematian Bruce Lee karena minum terlalu banyak air.

Pembengkakan otak dinyatakan sebagai penyebab kematian. Akan tetapi para peneliti mengatakan alasan sebenarnya mungkin adalah hiponatremia, ketika seseorang tidak dapat membuang air dengan cukup cepat.

Bintang seni bela diri minum banyak cairan, termasuk alkohol dan jus sebelum kematiannya. Ia juga mengalami cedera ginjal. Keduanya merupakan faktor risiko kondisi tersebut.

Penelitian baru menunjukkan kematian mendadak bintang film itu disebabkan oleh terlalu banyak minum air. Master seni bela diri itu meninggal di Hong Kong pada Juli 1973, dengan pembengkakan otak sebagai penyebab kematiannya.

Namun, dilansir dari South China Morning Post, Rabu (23/11), sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Kidney Journal edisi Desember, mengklaim bahwa Lee minum lebih banyak air daripada yang dapat ditampung oleh tubuhnya. Penyebab kematian yang sebenarnya adalah hiponatremia.

Kondisi tersebut terjadi ketika jumlah air dalam tubuh seseorang mengurangi kadar natrium dalam darahnya. Hal itu mencegahnya mengeluarkan air melalui buang air kecil dengan cepat atau cukup efisien.

“Lee, yang meninggal pada usia 32 tahun, memiliki asupan cairan kronis yang mencakup alkohol dan diet berbasis jus, menggunakan mariyuana dan sebelumnya ginjal luka saat melakukan seni bela diri, semua itu memicu faktor risiko hiponatremia,” kata studi tersebut.

“Kami berhipotesis bahwa Bruce Lee meninggal karena adanya disfungsi ginjal: ketidakmampuan mengeluarkan cukup air untuk mempertahankan homeostasis air,” tulis para peneliti, sekelompok dokter dari Autonomous University di Madrid.

Apa itu hiponatremia?

Adalah ketidakmampuan mengeluarkan cukup air untuk mempertahankan homeostasis air. Hal ini dapat menyebabkan hiponatremia, edema serebral, dan kematian dalam beberapa jam jika kelebihan asupan air tidak diimbangi dengan ekskresi air dalam urin.

Hiponatremia sering terjadi, seperti yang ditemukan pada 40 persen orang yang dirawat di rumah sakit. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian akibat konsumsi air yang berlebihan bahkan pada orang muda yang sehat.

“Diperlukan sosialisasi yang lebih luas tentang konsep bahwa asupan air yang berlebihan dapat menyebabkan kematian dan membunuh.

Para peneliti mencatat hiponatremia mungkin telah menyebabkan pembengkakan otak yang ditemukan dokter pada tahun 1973. Lee terkenal dengan kutipan ‘Be water my friend’.

“Tetapi kelebihan air tampaknya telah membunuhnya,” para peneliti menyimpulkan.

Teori telah lama beredar tentang penyebab kematian Lee. Hal it7 termasuk klaim bahwa dia menderita sengatan panas, keracunan, atau pembunuhan oleh gangster triad.

(jp)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *