Politik
Melly Goeslaw Soroti Tantangan AI dalam RUU Hak Cipta
Published
1 jam agoon
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru dalam pelindungan hak cipta, mulai dari potensi peniruan karya hingga sulitnya memastikan orisinalitas. Hal ini menjadi perhatian Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Melly Goeslaw, saat mengikuti kunjungan Baleg DPR RI untuk menyerap aspirasi terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta di Denpasar, Bali, Senin (26/10/2026).
Srikandi Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, pelindungan hak cipta tidak cukup hanya memberikan pengakuan kepada pencipta, tetapi juga harus menjamin keadilan ekonomi agar kreator memperoleh manfaat yang layak dari karyanya.
“Bukan sekadar pengakuan, melainkan keadilan ekonomi bagi pencipta,” ujarnya.
Melly membagikan pengalamannya ketika membuat video klip menggunakan AI. Setelah diunggah ke YouTube, ia menemukan salah satu visual hasil AI memiliki kemiripan dengan iklan produk. Ia kemudian menurunkan video tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak terkait.
Pengalaman itu menjadi pelajaran bahwa penggunaan AI tidak menjamin sebuah karya bebas dari persoalan hak cipta. Karena itu, ia mendorong agar RUU Hak Cipta mengatur tanggung jawab pengguna AI serta mekanisme untuk memastikan orisinalitas karya.
“AI itu tidak sepintar yang kita bayangkan. Jadi, dia tergantung dari perintah kita,” ungkap Melly.
Meski demikian, ia menilai AI tetap dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu kreativitas selama manusia memegang kendali atas ide dan keputusan artistik.
“Kita harus menjadi director-nya, bukan dia yang menjadi director kita. Kita sebagai manusia tetap harus menjadi pengarah,” tegasnya.
Selain AI, Melly menyoroti kompleksitas pelindungan hak cipta dalam seni tari tradisional. Menurutnya, penentuan kepemilikan dan orisinalitas koreografi tidak mudah karena banyak gerakan diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat.
Ia menilai RUU Hak Cipta perlu mengatur secara cermat batas antara ekspresi budaya tradisional dan karya baru yang memiliki unsur kreativitas orisinal. Pelindungan juga perlu mempertimbangkan keterkaitan antara koreografi, musik pengiring, rekaman, serta hak penari dan pencipta.
“Ini PR besar yang harus dibahas bersama. Musik mungkin lebih mudah dideteksi DNA-nya, tetapi seni tradisional, khususnya tari, jauh lebih kompleks,” tuturnya.
Melly berharap berbagai masukan dari pelaku seni dan pemangku kepentingan dapat memperkuat substansi RUU Hak Cipta, sehingga regulasi tersebut mampu menjawab perkembangan teknologi sekaligus melindungi kreativitas, warisan budaya, dan hak ekonomi para pencipta.
RUU Hak Cipta merupakan salah satu RUU Prioritas Program Legislasi Nasional 2025 yang telah ditetapkan sebagai usul inisiatif DPR pada 12 Maret 2026. Saat ini, pembahasannya telah memasuki Pembicaraan Tingkat I di Badan Legislasi bersama pemerintah.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali I Gusti Putu Milawati, Rektor Institut Seni Indonesia Bali I Wayan Kun Adnyana, maestro etnomusikologi I Made Bandem, serta sejumlah perwakilan dan pelaku seni di Bali.
Bob Hasan: RUU Hak Cipta Harus Adaptif terhadap Perkembangan AI
Melly Goeslaw Soroti Tantangan AI dalam RUU Hak Cipta
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Riset Strategis, dari Karhutla hingga Vaksin Malaria
DPR RI Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan
Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara
Dengar Masukan Pakar, Komisi III DPR RI Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset
Melly Goeslaw Dorong Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI
Ahmad Doli Kurnia Tandjung: RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

DPR RI Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran hutan...
Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara
DPR RI berpandangan Pasal 27 dan Pasal 164 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara...
Dengar Masukan Pakar, Komisi III DPR RI Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset
Komisi III DPR RI terus mendalami berbagai masukan masyarakat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana...
Melly Goeslaw Dorong Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI
Perkembangan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru dalam pelindungan hak cipta, mulai dari potensi penggunaan karya tanpa...
Ahmad Doli Kurnia Tandjung: RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyoroti urgensi pembaruan pelindungan karya intelektual yang kian rentan...
MKD DPR RI Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI membuka ruang pengaduan masyarakat selama 24 jam terkait dugaan pelanggaran etik anggota DPR RI....
Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

