Connect with us

Politik

Bob Hasan: RUU Hak Cipta Harus Adaptif terhadap Perkembangan AI

Published

on

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu penting dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta. Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menilai regulasi tersebut perlu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memastikan perlindungan kreativitas dan hak ekonomi pencipta tetap terjaga.

Hal itu disampaikan Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, dalam kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi pemangku kepentingan terkait penyusunan RUU Hak Cipta di Denpasar, Bali, Senin (26/10/2026).

Bob Hasan mengatakan, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung kreativitas, termasuk dalam penciptaan lagu dan musik. Namun, kontribusi manusia dalam proses penciptaan tetap harus menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan regulasi.

“Tentunya harus diadopsi tentang artificial intelligence. Kita secara bijaksana melihat bahwa AI adalah sebagai sarana dan prasarana,” ujar Bob Hasan.

Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, manusia tetap memegang kendali dalam menentukan arah kreativitas dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, RUU Hak Cipta perlu memberikan kejelasan mengenai kedudukan pencipta, penggunaan karya, serta pemenuhan hak ekonomi dan moral di tengah perkembangan AI.

Advertisement

“Sebagai bagian daripada objek hukum, AI merupakan fasilitas yang tentunya manusia yang akan menentukan,” katanya.

Dalam forum yang sama, para pelaku seni dan budaya Bali turut menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pembagian manfaat ekonomi yang adil atas pemanfaatan ekspresi budaya tradisional (EBT), kemudahan pencatatan hak cipta, pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), hingga perlindungan karya di ruang digital dan penggunaan karya untuk pelatihan AI.

Maestro seni pertunjukan Bali, Prof. Dr. I Made Bandem, menekankan pentingnya pembentukan LMK Kesenian Bali yang profesional untuk menghimpun dan menyalurkan royalti kepada pencipta serta komunitas pemilik budaya.

Senada, budayawan dan maestro seni Prof. Dr. I Wayan Dibia menilai karya tradisional harus memberikan manfaat ekonomi bagi pencipta dan komunitas pengembannya, bukan hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan dan identitas karya tradisional.

Sementara itu, pelaku seni Dra. Tjokorda Istri Putra Padmini mendorong penyederhanaan pencatatan hak cipta agar seniman memperoleh pengakuan dan perlindungan atas karya mereka.

Advertisement

Rektor Institut Seni Indonesia Bali, Prof. Dr. I Wayan Kun Adnyana, turut mengusulkan pembedaan perlindungan karya sakral dan profan, kemudahan akses pencatatan hak cipta, serta pengaturan proporsional terhadap penggunaan karya untuk pendidikan dan digitalisasi.

Pemerintah Provinsi Bali melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali juga mendorong penguatan perlindungan ekspresi budaya tradisional, transparansi pengelolaan royalti, tanggung jawab platform digital, dan kepastian hukum penggunaan karya dalam pelatihan AI.

Berbagai masukan tersebut diharapkan menjadi bahan penyempurnaan RUU Hak Cipta agar mampu menjawab tantangan teknologi, menjamin keadilan ekonomi bagi pencipta, serta menjaga identitas budaya dan keberlanjutan kehidupan seniman maupun komunitas adat di Indonesia.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan DPR Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan
Politik6 jam ago

DPR RI Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran hutan...

Digugat ke MK, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara Digugat ke MK, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara
Politik6 jam ago

Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara

DPR RI berpandangan Pasal 27 dan Pasal 164 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara...

Dengar Masukan Pakar, Komisi III Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset Dengar Masukan Pakar, Komisi III Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset
Politik6 jam ago

Dengar Masukan Pakar, Komisi III DPR RI Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR RI terus mendalami berbagai masukan masyarakat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana...

Tantangan Besar Perlindungan Hak Cipta terkait dengan AI dan Seni Tari Tantangan Besar Perlindungan Hak Cipta terkait dengan AI dan Seni Tari
Politik6 jam ago

Melly Goeslaw Dorong Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI

Perkembangan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru dalam pelindungan hak cipta, mulai dari potensi penggunaan karya tanpa...

RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI
Politik6 jam ago

Ahmad Doli Kurnia Tandjung: RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyoroti urgensi pembaruan pelindungan karya intelektual yang kian rentan...

MKD DPR Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat MKD DPR Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat
Politik6 jam ago

MKD DPR RI Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI membuka ruang pengaduan masyarakat selama 24 jam terkait dugaan pelanggaran etik anggota DPR RI....

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik2 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik2 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik2 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik2 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...