Connect with us

Nasional

Ali Mochtar Ngabalin Tanggapi Ustaz Yahya Waloni: Kalau Bukan Preman Berjubah Apa Sebutannya?

Fikri

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA- Tenaga Ahli Utama Kantor Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menanggapi tantangan Ustad Yahya Waloni untuk beradu fisik alias duel hingga mati.

Ngabalin menilai Waloni hanya bisa mengandalkan fisik, bukan otak. Dia menyebut Waloni preman berjubah.

“Sederhananya bagaimana mungkin ada ustadz ajak berantam samapai mati? kalau bukan PREMAN BERJUBAH apa sebutannya?” tulis Ali Mochtra Ngabalin di twitternya, dikutip pada Senin (16/11).

Ngabalin menilai, Ustad Waloni tidak bisa mengandalkan otaknya, sehingga otot yang dia andalkan.

“Otaknya pasti kosong coba buka batok kepalanya! pasti SAMPAH INTOLERAN makanya dia andalkan ototnyatertawa berguling di lantaianak-anakku Ngabalin ini lebih ada otak dari pada si Yahya preman berjubah,tertawa berguling di lantai,” katanya.

Seperti dikutip dari video di chanel YouTube zhinyal Islam dengan judul “USTADZ YAHYA WALONI TANGGAPI UCAPAN NGABALIN CERAMAH VIRAL TERBARU.” Yahya Waloni menyebut Ngabalin sebagai orang munafik. “Begitu Gus Nur ditangkap si munafik ngomong, namanya, mubaliq terkenal di Indonesia, mubaliq terbesar, Kibulin.” Ucap Yahya Waloni, dikutip FIN, Kamis (5/11).

Yahya Waloni mengatakan, dia mengetahui ucapan Ngabalin melalui internet. “Dia ngomong juga di google, setelah Gus Nur, upayakan polisi tangkap, Refly Harun dan Ustad Waloni,” katanya.

Penceramah kelahiran Manado ini bahkan mengundang Ngabalin untuk berkelahi hingga salah satu di antara keduanya mati.

(Fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *