Connect with us

Politik

Indonesia Perlu Jajaki Peluang Event dan Konser Musik Internasional

Published

on

JAKARTA (14 Maret): Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) diharapkan bisa menjajaki sekaligus memanfaatkan penuh sejumlah peluang untuk memfasilitasi agenda konser dan event internasional.

Jika ditindaklanjuti, industri ekonomi kreatif berpotensi menyumbangkan devisa negara hingga bernilai triliunan rupiah.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ratih Megasari Singkarru dalam Rapat Kerja Komisi X dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3).

Ratih menuturkan, belajar dari pengalaman Pemerintah Singapura yang berhasil memanfaatkan agenda konser Taylor Swift selama enam hari, ia meyakini Indonesia pun bisa melakukan tindakan yang sama. Selama beberapa hari, berturut-turut, (konser Taylor Swift) yang diadakan di negara Singapura bisa nge-boost PDB (Produk Domestik Bruto) hingga mencapai 4-12 triliun rupiah.

“Dari (informasi) yang saya baca, itu hanya dari konser musik, dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebenarnya, kita sudah sadar sejak lama, tapi mungkin belum ada tindakan nyata. Seharusnya, Indonesia bisa,” tegas Ratih.

Legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Barat itu juga menegaskan, pemerintah baik pusat dan daerah harus saling berkolaborasi untuk memperkuat kredibilitas pariwisata, khususnya pada bidang ekonomi kreatif. Sebab itu, Ratih juga mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan SDM pendukung pariwisata.

“Industri tourism juga harus dilibatkan mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, dan lainnya. Jadi, industri ekonomi kreatif tidak bisa dianggap sebelah mata karena sangat bisa menumbuhkan roda ekonomi. SDM kita punya (dan) SDA juga sangat mumpuni. Tinggal bagaimana sumber daya ini kita bisa kelola dengan sebaik mungkin,” terang ratih.

Menanggapi hal tersebut, Kemenparekraf berencana akan memfasilitasi berbagai konser dan event internasional melalui Indonesia Tourism Fund 2024 dengan anggaran sebesar Rp2 triliun. Selain itu, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno juga menemui para pejabat di Kementerian Perdagangan Singapura untuk menjajaki potensi kolaborasi dalam menghadirkan konser-konser musisi kelas dunia dan event berkelas internasional lainnya di Indonesia.(dpr.go.id/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *