Connect with us

Nasional

Ketua DPK Kemhan Tutup Rakernis dan Workshop Anggota KORPRI Kemhan dan TNI/Angkatan 2024 

Published

on

Ketua DPK Kemhan Tutup Rakernis dan Workshop Anggota KORPRI Kemhan dan TNI/Angkatan 2024 

Jakarta – Pada hari kedua Rakernis dan Workshop Anggota KORPRI Kemhan dan TNI/Angkatan 2024, Kementerian Pertahanan mengundang narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam kesempatan tersebut memaparkan tentang “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi” dan Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Firman memaparkan tentang “Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN)” di Aula Theater Gd. Piere Tendean, Kemhan, Jakarta, Rabu (7/2).

Dalam paparan KPK, Wawan Wardiana menyampaikan bahwa dalam mengemban tugas pemberantasan korupsi KPK memiliki tugas yaitu melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi; supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi; melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi; melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Ada tujuh jenis tindak pidana korupsi yaitu tindak pidana yang menyebabkan kerugian keuangan negara, penggelapan dalam jabatan, perbuatan curang, pemerasan, gratifikasi, suap-menyuap dan benturan kepentingan dalam pengadaan.

Di sisi lain, dalam paparan BKN, Firman mengatakan bahwa IP ASN merupakan suatu instrumen yang digunakan untuk mengukur secara kuantitatif tingkat profesionalitas pegawai ASN yang hasilnya digunakan untuk penilaian dan evaluasi guna kepentingan pengembangan profesionalitas profesi ASN.

Adapun tujuan dari pengukuran IP ASN diantaranya adalah untuk memberikan manfaat dalam upaya peningkatan derajat profesionalitas sebagai pegawai ASN, sebagai dasar perumusan dalam rangka pengembangan pegawai ASN secara organisasional, serta sebagai instrumen kontrol agar pegawai ASN selalu bertindak profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir acara, Ketua DPK Kemhan Ir. Tristan Soemardjono, M.M., menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan antusiasme yang tinggi dari para peserta rakernis dan workshop tersebut serta berharap agar kegiatan ini menjadi pemicu untuk terus menggalakkan semangat untuk meningkatkan Indeks profesionalitas ASN. (red/kp)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *