Connect with us

Nasional

Puluhan Tahun Dikubur, Jasad Penghafal Alquran di Depok Masih Utuh

Kabarpolitik.com, DEPOK – Pemindahan ratusan jasad di TPU Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo masih terus berlangung. Itu dilakukan imbas dari proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari).

Pada proses pengerjaan penggalian makam di hari keempat, sejumlah penggali kubur dan warga sempat dibuat heboh lantaran beberapa mayat yang ditemukan masih dalam kondisi utuh, walaupun telah dikubur selama puluhan tahun.

Koordinator pekerja lapangan Nian Darmawan, 57, menuturkan, terdapat dua jasad masih utuh ketika digali. “Ada beberapa yang utuh, tapi yang paling kita ingat ada dua,” kata Nian seperti dikutip dari Radar Depok (Jawa Pos Group), Rabu (19/9).

Kedua jasad itu adalah almarhumah Mak Anih dan almarhum Syamsudin. Semasa hidup, keduanya memang dikenal sebagai pribadi yang saleh dan baik dengan warga sekitar. Mak Anih, kata Nian, telah dimakamkan sejak 42 tahun silam.

“Mak Anih luar biasa dah. Dulunya almarhumah ini guru ngaji rumahan, orang sini bilangnya guru ngaji lekar. Tapi dia enggak ngarti huruf cuma hafal Alquran. Orang dulu nyebutnya ngaji kuping karena hapalan,” tutur Nian.

Nian melanjutkan, ngaji dengan metode menghafal dilakukan karena sebagian besar pada zaman dulu warga tidak kenal huruf. “Iya orang dulu ngajinya hapalan, ingat dan hapal. Makanya dulu disebut ngaji kuping karena hapal,” ujar Nian.

Sedangkan almarhum Syamsudin, kata Nian, adalah sosok bersahaja dan tidak perah neko-neko. Syamsudin meninggal 27 tahun silam akibat kecelakaan. “Di sini semua pekamanan muslim, karena emang khusus muslim. Dari saya kecil di sini sudah jadi makam,” tandasnya.

Lebih lanjut Nian mengatakan, tercatat ada sebanyak lebih dari 525 makam yang bakal dipindahkan. Dan ada 165 makam yang telah dibongkar sejak empat hari lalu. Jumlah ini sekaligus mengklarifikasi pernyataan camat setempat yang sebelumnya mengatakan telah memindahkan 400 jasad dalam waktu dua hari terakhir.

“Nanti jasad-jasad ini kita pindahin ke sisi sebelah kanan yang tidak terkena jalur tol. Ini semua sudah kita siapin dari mulai batu nisan sampai tempatnya. Untuk area lahan yang baru ini, pihaknya menyediakan lahan makam seluas 2.413 meter. Semua proses kita lakukan sesuai syariat Islam dan disaksikan oleh pihak ahli waris,” katanya.

Menurutnya, jenazah dimandikan terlebih dahulu lalu dikafani, dan disalatkan. Baru setelah itu dimakamkan di tempat pemindahan. Meski jumlah makam yang dipindahkan jumlahnya cukup banyak. Namun, dia bersyukur lantaran proses pemindahan makam dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala.

“Alhamdulillah prosesi pemindahan makam berjalan lancar dan tidak ada kendala. Semoga kondisi seperti ini dapat terjaga hingga semua makam rampung dipindahkan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, untuk memudahkan ahli waris melakukan ziarah, pihaknya melakukan pemindahan di lokasi yang tidak jauh dari tempat makam sebelumnya, dan pelaksanaan pemindahan disaksikan oleh keluarga ahli kubur.

“Semua perwakilan ahli kubur diundang untuk menyaksikan pemindahan makam jadi tidak ada masalah sama sekali,” tutup Nian. (jpg/bin/JPC)

source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *