Connect with us

Jabodetabek

Kunjungi SWRO dan IPAL Komunal Pulau Kelapa Dua, Gubernur Anies Pastikan Kulitas Air Warga Kepulauan Sama Baik dengan Daratan

Published

on

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali melanjutkan kunjungannya di Kepulauan Seribu, pada Jumat (30/4).

” Jika kita ingin mendatangkan wisatawan, maka yang harus dipenuhi kebutuhan dasar,”

Kali ini Gubernur Anies meninjau langsung pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal dan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Pulau Kelapa Dua.

Fungsi IPAL Komunal ini untuk mengubah air limbah warga pulau menjadi air yang memenuhi baku mutu, sebelum dibuang ke laut, sehingga tak menimbulkan pencemaran lingkungan. Sedangkan SWRO merupakan sistem osmosis balik biasa untuk mengubah air laut menjadi air bersih untuk kegiatan warga. Di beberapa pulau lain, misalnya Pulau Lancang telah menjadi Brackish Water Reverse Osmosis Osmosis (BWRO) yaitu alat yang berfungsi untuk mengolah air payau menjadi air minum.

Advertisement

Menurut Gubernur Anies penyediaan dan pengoperasian dua instalasi pengolahan air tersebut juga bertujuan agar warga Kepulauan Seribu mendapatkan kebutuhan dasar yakni kualitas air yang sama baiknya dengan warga DKI Jakarta kebanyakan, khususnya mereka yang berada di daratan. Sehingga perasaan keadilan hadir di seluruh wilayah Jakarta.

“Dua instalasi pengolahan air ini penting karena penyediaan sumber air minum di pulau dengan SWRO dan BWRO, atau pun pengolahan air limbah domestik melalui IPAL bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar yakni kualitas air yang baik untuk warga (khususnya di Kepulauan Seribu). Agar warga di darat (Jakarta) dan di laut (Kepulauan Seribu) punya kualitas hidup yang sama,” papar Gubernur Anies usai peninjauan, seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur Anies juga mengapresiasi pengoperasian IPAL, terlebih petugas yang ada di Pulau Kelapa yang menggunakan metode indikator yang amat sederhana, namun efektif untuk memastikan air hasil pengolahan sudah memenuhi standar baku mutu dan bisa dialirkan ke laut, yakni menggunakan kolam kecil berisi ikan.

“Tadi menarik melihat cara memastikan air itu aman atau tidak sebelum dibuang yakni digunakan terlebih dahulu untuk ekosistem ikan, dan jika ikan tersebut hidup dan baik-baik saja maka air itu dapat dialirkan ke laut,” jelasnya.

Dengan adanya instalasi pengelolaan air bersih dan pengelolaan air limbah, maka Gubernur Anies optimis selain kebutuhan dasar warga terpenuhi, sekaligus dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung karena lingkungannya bersih dan tersedianya air bersih mauopun air minum

Advertisement

“Jika kita ingin mendatangkan wisatawan, maka yang harus dipenuhi kebutuhan dasar mereka, salah satunya air dan insya Allah instalasi pengelolaan air bersih dan limbah ini juga dapat memajukan pariwisata di Kepulauan Seribu karena lingkunganan terjaga dan air bersih tersedia,” pesan Gubernur Anies.

Sementara itu Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu, Hendri memaparkan bahwa pembangunan IPAL di Pulau Kelapa Dua yang selesai Desember 2020 lalu mampu mengolah air limbah 70 meter kubik per hari. Sedangkan SWRO yang dibangun tahun 2018 dan telah mengalirkan air bersih ke 100 rumah di Pulau Kelapa Dua.

“Intinya IPAL dibangun supaya masyarakat tidak membuang air limbah mereka langsung ke laut karena akan mengakibatkan pencemaran. Sedangkan untuk SWRO memiliki kapasitas 15 liter per menit dan sudah dialirkan ke 100 rumah warga di Pulau Kelapa Dua,” tandasnya.

(bj/kp)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Politik6 jam ago

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global
Politik6 jam ago

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena  menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...

BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Politik6 jam ago

BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...

Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Politik6 jam ago

Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat  mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....

Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Politik6 jam ago

Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...

Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Politik6 jam ago

Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana
Politik6 jam ago

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan
Politik6 jam ago

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...

Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Politik6 jam ago

Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong

Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Politik6 jam ago

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...