Connect with us

Politik

Adde Rosi Khoerunnisa Suarakan Perspektif Gender pada Resolusi terkait Penyandang Disabilitas di IPU

Published

on

Adde Rosi Suarakan Perspektif Gender pada Resolusi terkait Penyandang Disabilitas di IPU

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa mendorong penguatan perspektif gender dalam rancangan resolusi tentang hak, partisipasi, dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Ia menekankan pentingnya memperkuat suara dan peran perempuan serta anak perempuan penyandang disabilitas dalam kebijakan.

Pernyataan tersebut disampaikan Adde Rosi dalam intervensinya pada Forum of Women Parliamentarians dalam Inter-Parliamentary Union (IPU) di Arusha, Tanzania, Senin (5/10/2026). “Indonesia menyambut baik rancangan resolusi yang menekankan hak, partisipasi, dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Namun, Indonesia menilai pengalaman serta suara perempuan dan anak perempuan dengan disabilitas perlu mendapat perhatian yang lebih kuat dalam rancangan tersebut,” tegas Adde Rosi.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menyampaikan, pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas perlu didukung melalui kehidupan yang mandiri dukungan berbasis masyarakat, serta layanan publik yang mudah diakses. Pendekatan tersebut juga harus membuka peluang bagi perempuan dan anak perempuan dengan disabilitas untuk memperkuat kapasitas sosial dan ekonomi sekaligus berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.

Adde Rosi juga menyoroti pentingnya memastikan anggaran yang disusun untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas turut memperhatikan dimensi gender. Menurutnya, ketersediaan anggaran perlu diarahkan untuk menjawab hambatan spesifik yang masih dihadapi perempuan dan anak perempuan dengan disabilitas.

“Partisipasi yang bermakna tidak boleh berhenti pada konsultasi dalam pembentukan undang-undang. Perempuan dan anak perempuan dengan disabilitas perlu dilibatkan dalam perumusan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan publik dan rencana pembangunan nasional,” tegasnya.

Advertisement

Ia juga menilai perempuan dan kaum muda penyandang disabilitas perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses perubahan, bukan sekadar kelompok yang menerima manfaat dari kebijakan. Mereka memiliki potensi untuk mengambil peran dalam mendorong inovasi, kepemimpinan, dan perubahan sosial.

“Perempuan dan kaum muda dengan disabilitas bukan hanya penerima manfaat. Mereka juga merupakan agen inovasi, kepemimpinan, dan perubahan sosial,” pungkas Adde Rosi.

Melalui usulan tersebut, Indonesia menegaskan agar inklusi disabilitas dan kesetaraan gender berjalan beriringan. Kebijakan yang dibangun diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan bagi perempuan dengan disabilitas, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk ikut menentukan dan membentuk kebijakan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bambang Patijaya Dukung Moratorium Smelter Nikel Setengah Jadi Bambang Patijaya Dukung Moratorium Smelter Nikel Setengah Jadi
Politik22 menit ago

Bambang Patijaya Dukung Wacana Moratorium Smelter Nikel Setengah Jadi

Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mendukung wacana moratorium pembangunan smelter nikel yang menghasilkan produk setengah jadi. Menurutnya, kapasitas...

Persoalan Pembayaran Putusan Pengadilan Masuk Ranah Norma, Bukan Konstitusional Persoalan Pembayaran Putusan Pengadilan Masuk Ranah Norma, Bukan Konstitusional
Politik23 menit ago

DPR RI: Persoalan Pembayaran Putusan Pengadilan Masuk Ranah Norma, Bukan Konstitusional

DPR RI menilai persoalan pembayaran kewajiban yang timbul berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, merupakan persoalan implementasi norma,...

Meitri Citra Wardani Dorong RUU Perubahan Iklim Perkuat Keadilan Iklim dan Tata Kelola Berbasis Sains Meitri Citra Wardani Dorong RUU Perubahan Iklim Perkuat Keadilan Iklim dan Tata Kelola Berbasis Sains
Politik24 menit ago

Meitri Citra Wardani Dorong RUU Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan Perkuat Keadilan Iklim dan Tata Kelola Berbasis Sains

Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mendorong agar pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan mampu...

Puan: Bicara Tatanan Global yang Manusiawi dan Demokrasi Berdayakan Rakyat Puan: Bicara Tatanan Global yang Manusiawi dan Demokrasi Berdayakan Rakyat
Politik33 menit ago

Puan Maharani: Bicara Tatanan Global yang Manusiawi dan Demokrasi Berdayakan Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Saat berbicara di forum parlemen...

Ketentuan KUHAP Pengembalian Berkas Perkara dan Praperadilan Tak Bertentangan dengan Konstitusi Ketentuan KUHAP Pengembalian Berkas Perkara dan Praperadilan Tak Bertentangan dengan Konstitusi
Politik34 menit ago

Ketentuan KUHAP Pengembalian Berkas Perkara dan Praperadilan Tak Bertentangan dengan Konstitusi

DPR RI menegaskan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terkait penyelesaian pengembalian...

Optimalkan Tata Kelola, Legislator Komisi III Soroti Badan Pengelola Aset Optimalkan Tata Kelola, Legislator Komisi III Soroti Badan Pengelola Aset
Politik34 menit ago

Optimalkan Tata Kelola, Legislator Komisi III DPR RI Soroti Badan Pengelola Aset

Tata kelola kelembagaan dalam RUU tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana, khususnya konsensus mengenai lembaga ideal untuk menjadi badan pengelola...

BAM Janji Kawal Sengketa Lahan Warga Kwini 8 dan Minta Prinsip Keadilan Ditegakkan BAM Janji Kawal Sengketa Lahan Warga Kwini 8 dan Minta Prinsip Keadilan Ditegakkan
Politik35 menit ago

BAM DPR RI Janji Kawal Sengketa Lahan Warga Kwini 8 dan Minta Prinsip Keadilan Ditegakkan

Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu. Pertemuan...

Tolak Keringanan Hukuman Pelaku TPKS, Komisi XIII Minta Kemenimipas Cabut Pembebasan Bersyarat Tolak Keringanan Hukuman Pelaku TPKS, Komisi XIII Minta Kemenimipas Cabut Pembebasan Bersyarat
Politik35 menit ago

Tolak Keringanan Hukuman Pelaku TPKS, Komisi XIII DPR RI Minta Kemenimipas Cabut Pembebasan Bersyarat

Komisi XIII DPR RI mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk segera mencabut Pembebasan Bersyarat (PB) yang diberikan kepada pelaku...

Di Tengah Ketidakpastian Global, Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027 Di Tengah Ketidakpastian Global, Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027
Politik36 menit ago

Subsidi Haji 2027 Rp3,18 Juta per Jemaah

Kabar menggembirakan datang bagi calon jemaah haji Indonesia. Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan memicu kenaikan berbagai...

Komisi VIII Kawal Keseimbangan Biaya dan Kualitas Layanan Haji 2027 Komisi VIII Kawal Keseimbangan Biaya dan Kualitas Layanan Haji 2027
Politik41 menit ago

Komisi VIII DPR RI Kawal Keseimbangan Biaya dan Kualitas Layanan Haji 2027

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah....