Politik
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Mitigasi Bencana dan Pembenahan Tata Kelola Lingkungan
Published
3 jam agoon
Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, mendorong pembenahan tata kelola lingkungan dan penguatan mitigasi bencana sejak dari sumber risikonya. Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya berfokus pada bantuan setelah kejadian, tetapi juga harus mengutamakan pencegahan untuk menekan risiko bencana berulang dan melindungi keselamatan masyarakat.
Rokhmat menilai, mitigasi bencana perlu menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan nasional, sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, bencana tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk masa depan generasi muda di wilayah terdampak.
“Ketika bencana terjadi berulang kali, kita tidak boleh hanya bertanya bagaimana mempercepat bantuan setelah kejadian. Kita juga harus berani bertanya, apakah tata kelola lingkungan kita sudah cukup baik untuk mencegah risiko yang sama terulang kembali?” ujar Rokhmat, Sabtu (24/10/2026).
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X itu mengusulkan lima langkah strategis untuk mengurangi risiko bencana, yakni memulihkan fungsi ekologis hutan dan daerah aliran sungai (DAS), memperkuat pengawasan tata ruang, melindungi ekosistem gambut dan mangrove, mengintegrasikan data lingkungan ke dalam sistem peringatan dini, serta melibatkan masyarakat desa dalam upaya mitigasi.
Ia juga menegaskan bahwa anggaran mitigasi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk melindungi masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Karena itu, upaya pencegahan perlu berjalan beriringan dengan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
“Jangan sampai kita mengeluarkan anggaran besar untuk memperbaiki kerusakan, tetapi pada saat yang sama membiarkan faktor-faktor yang memperbesar resikonya tetap berlangsung. Pencegahan harus menjadi bagian utama dari perencanaan pembangunan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, bencana di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Kondisi ini memperkuat pentingnya pemulihan ekosistem dan perbaikan tata kelola lingkungan secara terpadu.
Legislator Gerindra itu berharap, penguatan pencegahan, pengawasan tata ruang, sistem peringatan dini, serta keterlibatan masyarakat dapat menjadi langkah konkret untuk menekan risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
You may like
-
Maria Teresa Gotong Royong Bersama Warga Vila Mutiara, Ajak Jaga Lingkungan Tetap Bersih dan Nyaman
-
Bimantoro Wiyono Apresiasi Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin, Dorong Bongkar Jaringan Internasional
-
DPC Gerindra Pelalawan Bergerak Bantu Korban Kabut Asap, Salurkan 500 Masker dan 200 Paket Sembako
Maria Teresa Gotong Royong Bersama Warga Vila Mutiara, Ajak Jaga Lingkungan Tetap Bersih dan Nyaman
Bimantoro Wiyono Apresiasi Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin, Dorong Bongkar Jaringan Internasional
DPC Gerindra Pelalawan Bergerak Bantu Korban Kabut Asap, Salurkan 500 Masker dan 200 Paket Sembako
Tiga Bulan Dilanda Kekeringan, DPC Gerindra Tegal Salurkan 6 Tangki Air Bersih untuk Warga Jatimulya
Jalan Mulus, Marlyn dan Heri Kawal Pembangunan PISEW di Bogor
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Mitigasi Bencana dan Pembenahan Tata Kelola Lingkungan
Tindak Lanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap
Menhan Hadiri Upacara Pemakaman Militer Laksamana TNI (Purn.) Widodo Adi Sutjipto
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

