Politik
Bimantoro Ingatkan Risiko Kriminalisasi dalam RUU Perampasan Aset
Published
2 jam agoon
Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, menekankan pentingnya penelusuran aset (asset tracing) yang cermat dan profesional dalam penerapan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah risiko kriminalisasi serta memastikan proses perampasan aset tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum.
Bimantoro menilai Indonesia telah memiliki sejumlah instrumen untuk mendukung pengawasan keuangan dan penelusuran aset, di antaranya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Namun, efektivitas instrumen tersebut perlu dievaluasi, terutama dalam memastikan keterkaitan aset dengan tindak pidana yang sedang ditangani aparat penegak hukum.
“Apakah instrumen negara yang dimiliki oleh Indonesia hari ini sudah bisa berjalan dengan baik atau belum mengenai asset tracing-nya? Kita di sini sudah banyak instrumen. Ada BPK, ada PPATK. Apakah itu sudah berjalan dengan baik atau belum?” ujar Bimantoro dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait masukan terhadap RUU Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana di Ruang Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2026).
RDPU tersebut menghadirkan sejumlah pihak untuk memberikan masukan, yakni Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Said Karim, Romli Atmasasmita, serta Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Menurut Bimantoro, penelusuran aset harus dilakukan secara mendalam, khususnya ketika muncul persoalan mengenai kepemilikan dan waktu perolehan aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana. Kejelasan asal-usul aset dan keterkaitannya dengan perkara menjadi penting agar proses hukum tidak menimbulkan ketidakadilan.
Ia mencontohkan perdebatan dalam sejumlah perkara, termasuk kasus timah, ketika terdapat aset yang diduga telah dimiliki sebelum tindak pidana yang disangkakan terjadi. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu ditelaah secara cermat berdasarkan bukti dan fakta hukum.
“Bagaimana tanggung jawab aparat penegak hukum itu sendiri. Sekali lagi saya sampaikan, siapa yang bisa menjamin profesionalisme aparat penegak hukum kita? Jangan sampai berawal dari penggiringan opini, ujung-ujungnya menjadi kriminalisasi,” tegas Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Bimantoro menegaskan, mitigasi risiko harus menjadi perhatian dalam penyusunan maupun pelaksanaan RUU Perampasan Aset. Penguatan kewenangan negara dalam menelusuri dan merampas aset perlu disertai mekanisme pengawasan yang memadai agar tidak disalahgunakan dan tetap melindungi hak-hak warga negara.
Ia berharap pembahasan RUU tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan instrumen pemberantasan tindak pidana, tetapi juga menjamin proses penelusuran dan perampasan aset berjalan secara profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Bagaimana kita sama-sama harus bisa memitigasi risiko ke depan agar ini tidak terjadi apabila RUU ini berjalan dengan benar,” pungkas Bimantoro.
You may like
Habiburokhman Pimpin Panja RUU Perampasan Aset, Komisi III DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Baleg DPR RI Susun RUU Hak Cipta, Bob Hasan Tekankan Royalti Harus Transparan dan Berkeadilan
Dari Danau Toba ke Pasar Global, Husein Fadlulloh Dorong Potensi Daerah Mendunia
Bimantoro Ingatkan Risiko Kriminalisasi dalam RUU Perampasan Aset
Habiburokhman Acungi Jempol Kapolri, Perang Melawan Jaringan Narkoba Harus Tanpa Kompromi
Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan, Kawendra Salurkan Alsintan untuk Petani Jember
Akses Warga Makin Mudah, Danang Wicaksana Kawal Pembangunan Jalan PISEW di Blora
Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

