Politik
Baleg DPR RI Susun RUU Hak Cipta, Bob Hasan Tekankan Royalti Harus Transparan dan Berkeadilan
Published
3 jam agoon
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menegaskan pentingnya penguatan perlindungan hak pencipta melalui penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta. Regulasi ini diharapkan menjamin pemenuhan hak ekonomi, hak moral, dan hak eksklusif pencipta, sekaligus memperbaiki tata kelola distribusi royalti agar lebih transparan dan berkeadilan.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, dalam kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi terkait penyusunan RUU Hak Cipta di Denpasar, Bali, Senin (26/10/2026).
Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa kekayaan intelektual merupakan aset yang lahir dari kecerdasan, kreativitas, dan pemikiran manusia. Karena itu, negara harus memastikan setiap karya tidak hanya memperoleh pengakuan hukum, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi penciptanya.
“Melalui sarana undang-undang inilah yang harus dapat mengaktualisasi, merasionalisasi, dan merealisasi hak ekonomi, hak moral, serta hak eksklusif yang melekat pada setiap pencipta,” ujar Bob Hasan.
Menurutnya, perlindungan hak cipta tidak cukup hanya dengan mengakui kepemilikan suatu karya. Sistem hukum juga harus memastikan pencipta memperoleh hak dan manfaat ekonomi yang semestinya dari karya mereka.
Ia menyoroti masih adanya pencipta yang belum menerima haknya secara layak. Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian Baleg DPR RI dalam menyusun regulasi yang mampu memberikan perlindungan lebih kuat bagi para pelaku industri kreatif.
“Banyak hasil ciptaan yang penciptanya tidak menikmati atau tidak mendapatkan haknya. Inilah yang tidak boleh lagi terjadi ke depan ketika undang-undang disahkan,” tegasnya.
Bob Hasan juga menekankan pentingnya penguatan peran Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam pengelolaan dan pendistribusian royalti. Menurutnya, tata kelola yang akuntabel diperlukan agar royalti dapat disalurkan secara tepat kepada pencipta dan pemilik hak terkait.
“Negara harus hadir. Kehadiran negara ini tidak lepas melalui LMKN atau Lembaga Manajemen Kolektif Nasionalnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, penyusunan RUU Hak Cipta perlu memperjelas kedudukan pencipta sebagai subjek hukum dan karya sebagai objek hukum. Kejelasan tersebut penting untuk memastikan hak-hak yang melekat pada setiap ciptaan dapat dilindungi dan dipenuhi secara efektif.
Melalui kunjungan kerja ini, Baleg DPR RI menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan di bidang hukum, seni, budaya, dan industri kreatif. Berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan RUU Hak Cipta agar mampu menjawab persoalan yang dihadapi para pencipta.
Baleg DPR RI berharap regulasi tersebut tidak hanya memperkuat norma hukum, tetapi juga menghadirkan mekanisme pelaksanaan, pengawasan, dan distribusi royalti yang transparan. Dengan demikian, pencipta dapat memperoleh haknya secara adil sekaligus mendorong ekosistem kreatif nasional yang sehat dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali I Gusti Putu Milawati; Rektor Institut Seni Indonesia Bali sekaligus maestro seni rupa dan budayawan Bali, I Wayan Kun Adnyana; maestro etnomusikolog I Made Bandem; perwakilan Yayasan Griya Olah Kreativitas Seni (Geoks) Bali, I Wayan Dibia; serta pencipta dan pelaku seni Tjokorda Istri Putra Padmini.
Habiburokhman Pimpin Panja RUU Perampasan Aset, Komisi III DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Baleg DPR RI Susun RUU Hak Cipta, Bob Hasan Tekankan Royalti Harus Transparan dan Berkeadilan
Dari Danau Toba ke Pasar Global, Husein Fadlulloh Dorong Potensi Daerah Mendunia
Bimantoro Ingatkan Risiko Kriminalisasi dalam RUU Perampasan Aset
Habiburokhman Acungi Jempol Kapolri, Perang Melawan Jaringan Narkoba Harus Tanpa Kompromi
Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan, Kawendra Salurkan Alsintan untuk Petani Jember
Akses Warga Makin Mudah, Danang Wicaksana Kawal Pembangunan Jalan PISEW di Blora
Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

