Connect with us

Pemerintahan

Palembang-Bengkulu Akan Tembus 4 Jam, Pembangunan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim-Lubuk Linggau Dimulai

Published

on

Menteri PUPR dan Menhub hadir dalam acara Penandatanganan Perjanjian PPJT dan Pencanangan Pembangunan kedua ruas tol, di Muara Enim, Selasa (9/4). (Foto: Kementerian PUPR)

Menteri PUPR dan Menhub hadir dalam acara Penandatanganan Perjanjian PPJT dan Pencanangan Pembangunan kedua ruas tol, di Muara Enim, Selasa (9/4). (Foto: Kementerian PUPR)

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra tak hanya dilakukan pada koridor utama saja dari Bakaheuni-Aceh sepanjang 2.062 kilometer (Km). Pemerintah juga membangun Sirip Tol Trans Sumatra yang terdiri dari tiga koridor yakni Medan-Tebing Tinggi-Sibolga, Padang-Pekanbaru-Dumai dan Palembang-Sp. Indralaya-Bengkulu sepanjang total 890 Km.

“Berfungsinya jalan tol Bakaheuni-Palembang (350 Km) pada Juni 2019 mendatang akan lebih optimal apabila sirip jalan tol-nya yakni Ruas Palembang-Bengkulu (351 Km) juga dibangun,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada acara Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Pencanangan Pembangunan kedua ruas tol tersebut, di Muara Enim, Selasa (9/4).

Bulan lalu, jelas Menteri PUPR, sudah dimulai pembangunan Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu, hari ini Simpang Indralaya-Muara Enim (119 Km) dan Muara Enim-Lubuk Linggau (114,5 Km).

Acara pencanangan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota DPR RI Wahyu Senjaya, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Direktur Utama PT. Hutama Karya Bintang Perbowo, dan perwakilan Kabupaten/Kota di Sumatra Selatan.

Advertisement

Dalam sambutannya, Menteri Basuki mendorong Pemerintah Daerah yang dilintasi tol untuk mulai pembangunan jalan akses menuju kawasan industri dan wisata. Salah satu contohnya adalah pengembangan kawasan industri di Kabupaten Ngawi dan Nganjuk setelah beroperasinya tol Trans Jawa.

“Perusahaan di Karawang, vendornya tidak perlu pindah ke Karawang tetapi bisa tetap di daerah karena dengan adanya jalan tol, waktu tempuh dan biaya lebih pasti. Pembangunan jalan tol merupakan salah satu proyek strategis nasional untuk membantu Pemerintah Daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Bukan kami (Pemerintah Pusat) yang minta didukung, namun kami yang membantu kerja Pemda,” terang Menteri Basuki.

Kecepatan penyelesaian pembangunan tol juga membutuhkan peran Pemda dalam melakukan pembebasan lahan. Menteri Basuki menyebut Tol Bakaheuni-Lampung dan Aceh-Sigli menjadi contoh kecepatan pembebasan lahan. “Sekarang ganti untung, tentu ada pernak-perniknya sebagai tantangan dalam pembebasan lahan,” jelasnya.

Pemerintah juga serius untuk memperluas manfaat tol bagi masyarakat setempat dengan memberikan porsi lebih besar kepada produk-produk lokal di rest area jalan tol. Sebelumnya Pemerintah telah menyelesaikan ruas tol Palembang-Simpang Indralaya (22 Km) dan telah operasional.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyampaikan kedua ruas tol tersebut merupakan bagian dari penugasan Pemerintah kepada PT. Hutama Karya untuk membangun 24 ruas tol di Sumatra.

Advertisement

Proses pengadaan tanah dijadwalkan dimulai bulan April 2019 dari seksi Simpang Indralaya – Prabumulih. Seksi Simpang Indralaya – Prabumulih direncanakan dapat beroperasi terlebih dahulu pada bulan Februari 2022, sedangkan, keseluruhan konstruksi kedua ruas jalan tol tersebut ditargetkan dapat selesai pada bulan Desember 2022. Jadwal pengoperasian paling lambat 2 bulan setelah selesai pekerjaan konstruksi.

Jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp47,89 Triliun ini memiliki 6 Simpang Susun, yaitu SS Sp. Indralaya, SS Prabumulih, SS Muara Enim, SS Lahat/Merapi, SS Musi Rawas, SS Lubuk Linggau. “Pemerintah Kabupaten dan Kota yang dilintasi Tol Pelembang-Bengkulu mulai menyiapkan potensi ekonomi lokal karena kawasan sekitar simpang susun akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelas Danang.

Menurut Danang, kehadiran tol yang menghubungkan Palembang-Bengkulu akan memangkas waktu tempuh Palembang-Muara Enim dari semul 4 jam menjadi 1,5-2 jam. Sementara Palembang-Bengkulu akan dapat ditempuh selama 4 jam.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan keberadaan jalan tol Simpang Indralaya-Muara Enim-Lubuk Linggau akan lebih membuka potensi ekonomi perkebunan, pertanian, pertambangan dan pariwisata Sumsel. “Pembangunan tol ini adalah impian yang menjadi kenyataan. Hal ini merupakan perhatian Presiden Joko Widodo yang kemudian memerintahkan Menteri PUPR untuk membangun ruas tol ini. Kehadiran tol akan memperlancar konektivitas, karena sebelum truk batubara dilarang melintas di jalan umum, waktu tempuh Palembang-Muara Enim bahkan mencapai 12 jam,” jelas Herman.

Turut hadir Direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Atyanto Busono, Sekretaris BPJT Abram Elsajaya Barus, Kepala Balai  Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Sumsel Babel Syaiful Anwar, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Birendrajana dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (BKP Kementerian PUPR/EN)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...