Connect with us

Politik

Survei: Jokowi-Ma’ruf Berjaya di NU dan Muhammadiyah

Published

on

rnJakarta: Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di kalangan pengguna media sosial (medsos). Pasangan tersebut, juga berjaya di kalangan pengguna media sosial segmen organisasi masyarakat (ormas) Islam.rnPeneliti LSI Ardian Sopa memaparkan terdapat enam kategori dalam segmen ormas Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Presidium Alumni (PA) 212, ormas lainnya, bukan bagian ormas mana pun, dan tidak tahu atau tidak jawab.rn”Jokowi-Ma’ruf unggul di NU 59,0 persen, sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya 36,5 persen. Sisanya rahasia, belum memutuskan, tidak tahu dan tidak jawab 4,5 persen,” kata Ardian di Kantor LSI, Jalan Pemuda Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, 5 September 2018.rnJokowi-Ma’ruf juga jawara di Muhammadiyah dengan persentase 46,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 41,1 persen. Pada kategori bukan bagian ormas manapun, Jokowi-Ma’ruf masih unggul dengan angka 48,5 persen, dibandingkan Prabowo-Sandi 38,8 persen.rnPasangan Prabowo-Sandi hanya unggul di dua kategori, yakni PA 212 dan ormas lainnya. Pada kategori PA 212 Prabowo-Sandi unggul 72,7 persen, dibandingkan Jokowi-Ma’ruf 27,3 persen.rnPada kategori ormas lainnya, Prabowo-Sandi unggul 60,0 persen. Sementara itu, Jokowi-Ma’ruf hanya mendapat 20,0 persen. “Kategori tidak tahu dan tidak jawab untuk Prabowo-Sandi 39,4 persen, sementara Jokowi-Ma’ruf 17,9 persen,” ucap Ardian.rnBaca: Ganjar Siap Jadi Jurkam Jokowi-Ma’ruf AminrnSelain itu, pengguna medsos segmen agama juga memperlihatkan pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul baik pemeluk agama Islam maupun non-Islam. Pemeluk agama Islam yang mendukung Jokowi-Ma’ruf sebesar 45,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 41,4 persen.rn”Untuk non-Islam yang mendukung Jokowi-Ma’ruf 72,7 persen dan Prabowo-Sandi 21,2 persen. Jokowi-Ma’ruf unggul di semua segmen agama,” beber Ardian.rnMetodologi survei yang dilakukan LSI menggunakan sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dengan jumlah 1.200 responden. Pengumpulan data dilakukan 12 hingga 19 Agustus 2018.rnPengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka dan kuesioner. Pengumpulan data juga dilengkapi dengan diskui komprehensif (FGD), analisis media, dan wawancara mendalam.rn(OGI)rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...