Nasional
Rekonstruksi Penembakan 6 Laskar FPI, Munarman: Ceritanya Berubah-ubah
Kabarpolitik.com, JAKARTA– Front Pembela Islam (FPI) memberikan tanggapan terkait rekonstruksi kasus bentrok pengawal Habib Rizieq Shihab dan aparat Polda Metro Jaya di Jalan Tol Cikampek-Jakarta.
Melalui juru bicaranya yang juga Sekretaris Umum DPP FPI, Munarman mengatakan keterangan yang disampaikan polisi dari awal hingga proses rekonstruksi berubah-ubah.
Dalam peristiwa ini disebutkan oleh polisi, ada upaya penyerangan di dalam mobil yang dilakukan 4 pengawal Habib Rizieq. Namun, kata Munarman, ada keanehan terkait informasi itu.
Munarman pun mempertanyakan ada berapa jumlah polisi yang mengawal 4 laskar tersebut dalam perjalanan menuju Polda Metro Jaya.
“Ceritanya berubah pertanyaan yang patut juga diajukan, berapa orang itu di mobil? Masa empat-empatnya cuma dikawal sama 2 orang petugas? Nah, ini makin aneh dan dihabisi empat-empatnya di dalam mobil dan ini makin jelas,” kata Munarman dikutip dari kumparan.com.
“Itu masih hidup dan berarti tidak terjadi tembak menembak kemudian di bawa pake mobil dan di dalam mobil dikatakan difitnah melakukan mencoba merampas senjata petugas. Lho, katanya tadi ada senjata dari yang tewas di tembak ya,” sambung Munarman.
Sebelumnya dalam rekonstruksi polisi sempat meminta 4 anggota laskar yang masih hidup untuk turun dari mobil dan tiarap di belakang mobil.
Setelah itu mereka pindah ke mobil lain. Di tengah perjalanan mereka mencoba merebut pistol milik petugas dengan melakukan perlawanan. Mereka kemudian ditembak di atas mobil. (msn/fajar)rn(Fajar)rn


