Connect with us

Daerah

PLTU Biomassa Jamin Ketersediaan Energi Kepri

Published

on

Pemerintah Provinsi Kepri mengapresiasi dan menyambut baik penandatangan MoU antara PLN Batam dan Panbil Industrial Estate yang merupakan terobosan penting disaat pemerintah memiliki keterbatasan dalam menyediakan sumber energi yang cukup ke depannya. Ini menjadi solusi karena tidak tahu keterbatasan sumber energi gas, kemudian minyak suatu saat akan berakhir, maka bio massa ini menjadi solusi alternatif bagi daerah untuk menjamin ketersediaan energi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ansar Ahmad saat memberikan sambutan pada penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PLN Batam dan Panbil Industrial Estate Tentang Rencana Pembangunan dan Pengelolaan PLTU Biomassa 2 x 100 MW di Tanjung Sauh Batam, di Ruang Rapat Utama Lt.4 Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Kamis (4/3).

Rencana pengembangan PLTU 2 x 100 mw ini sangat besar, sehingga diharapkan dapat memberikan dukungan sumber energi kepada PLN. Agar cadangan energi kedepan di Kepri tersedia dengan cukup.

 

Advertisement

“Saya yakin kita akan berpacu nanti urusan ketersediaan energi dengan perkembangan pembangunan investasi di Kepri, maka saya akan selalu berkomunikasi aktif dengan stakeholder, sehingga saya dapat selalu memposisikan diri untuk mendorong dan mendukung rencana-rencana seperti ini. Saya kira ini kita tinggal mereview dan menyempurnakan dan nanti saya harap saya dapat diberikan timeline kerjanya agar izin-izin yang diperlukan dari Pemprov akan kita dukung sepenuhnya” kata Gubernur Ansar.

Dirut PT. PLN Batam Budi Pangestu menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan Batam Bintan saat ini yaitu daya mampu pembangkit sebesar 562 MW terdiri dari pembangkit di batam sebesar 533 MW, kemudian di Pulau Bintan 29 MW, sementara beban puncak Batam Bintan saat ini yaitu 488,5 mw. Sebenarnya Batam masih punya cadangan sekitar 80 MW atau disekitar 18 persen cadangan.

“Untuk saat ini, kita punya optimisme cadangan listrik masih cukup baik di angka 18 sampai 25 persen cadangan. Tentunya untuk mengantisipasi meskipun saat ini sudah cukup, tetapi untuk 5 sampai 10 tahun ke depan, perencanaan kita paling tidak memiliki cadangan di angka 30 persen.” kata Budi.

Untuk pembangkit listrik Batam Bintan sumber energi primernya saat ini terdiri dari 80 persen gas dan 20 persen batu bara.

“Ke depan dengan tantangan energi terbarukan, selain kita menginginkan sumber energi lebih bersih, juga menurunkan biaya pokok penyediaan listrik kita dengan penandatanganan MoU ini. Mengenai lokasi, Tanjung Sauh sangat ideal karena berada di tengah-tengah Pulau Batam dan Bintan sehingga akan memperkuat kondisi kelistrikan Batam dan Bintan” lanjut Budi

Advertisement

Dalam kesempatan kali ini Chairman Panbil Group Johanes Kenedy mengatakan pengembangan bio massa sebagai sumber energi pembangkit listrik adalah sebagai penyeimbang sumber produksi energi listrik yang sudah ada.

“Sejalan dengan arah pemerintah untuk go green. Yang dimaksud bio massa disini adalah tandan kelapa sawit yang tidak dipakai, sisa produksi kayu, dan batang jagung untuk campuran bio massa. Harapan kami dengan pengembangan sumber energi bio massa ini kepada pengusaha menengah keb awah untuk dapat menyuplai bahan baku bio massa sehingga pertumbuhan ekonomi lebih merata,” kata Johanes.

 

Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PLN Batam dan Panbil Industrial Estate dilakukan oleh Dirut PT. PLN Batam Budi Pangestu dan Dirut PT. Nusantara Properta Panbil Johanes Kenedy dan disaksikan oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Acara ini juga dihadiri oleh Dirut PT. Panbil Utilitas Sentosa Jeremia Purba, Direktur Operasi PT. PLN Batam Ediansyah, Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas ESDM Kepri Hendri Kurniadi dan Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi.

rn(rls/kp)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...