Connect with us

News

Denny Sumargo soal Rachel Vennya: Kalau Salah Harus Ditindak

Published

on

JAKARTA – Aktor Denny Sumargo mengatakan selebgram Rachel Vennya harus ditindak bila terbukti bersalah tidak menjalani karantina setelah pulang dari luar negeri. Menurutnya, itu perlu dilakukan sebagai pembelajaran bagi setiap pihak.

"Supaya tidak ada diskriminasi ya, karena negara ini sudah ada banyak chaos (kekacauan) karena diskriminasi. Jadi, mohon maaf Rachel ya harus ditindak," kata Denny saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Selasa (19/10).

Ia mengetahui kabar Rachel tidak menjalani karantina dari pemberitaan. Sebagai teman yang ingin mendukung secara mental, Denny memberikan semangat kepada Rachel melalui pesan singkat.

Denny dan Rachel merupakan dua dari banyak pesohor Indonesia yang diterbangkan ke New York, Amerika Serikat, oleh merek pakaian lokal pada September lalu. Ia mengatakan pulang di tanggal yang berbeda dari Rachel.

Menurutnya, Rachel pulang lebih dulu karena kangen bertemu anak-anaknya dan mau merayakan ulang tahun bersama keluarga.

Advertisement

Sementara, Denny pulang belakangan karena melanjutkan perjalanan ke Los Angeles.

Ia menjelaskan merek pakaian lokal itu mengingatkan pesohor atau influencer yang diajak ke Amerika untuk menjalani karantina setelah sampai di Indonesia.

Bahkan mereka juga mengingatkan orang selain influencer yang ikut ke Amerika.

Denny mengaku sempat mempertimbangkan dampak dari menjalani dan tidak menjalani karantina.

Setelah itu, ia memutuskan tetap menjalani karantina dengan baik agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Advertisement

Biaya karantina pesohor ditanggung merek pakaian lokal dengan besaran yang sudah ditentukan.

Pesohor yang diundang bisa menambah biaya sendiri bila ingin menjalani karantina di hotel lebih mewah.

"Bebas mau dipakai Wisma Atlet boleh, di hotel boleh. Ya, kan, bebas siapa tau mau hemat kan di Wisma Atlet boleh. Siapa tahu mau lebih boros di hotel yang lebih mewah, bebas sih sebenarnya," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan proses karantina oleh hotel yang dijadikan tempat karantina berlangsung sangat ketat. Sebab, pemerintah akan mencabut izin hotel tersebut bila terbukti melanggar aturan.

Sebelumnya, Rachel mengatakan siap menerima sanksi setelah mengaku tidak menjalani karantina setelah pulang dari Amerika Serikat pada 17 September 2021. Pernyataan itu ia sampaikan dalam kanal YouTube Boy William.

Advertisement

"Ini bukanlah hal yang bisa dibenarkan dan aku enggak ada pembelaan dan pembenaran dalam hal ini, sama sekali. Dan aku itu siap untuk menerima sanksi dan konsekuensi yang akan terjadi kedepan gitu, aku akan jalani itu semua," kata Rachel.

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Politik1 hari ago

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global
Politik1 hari ago

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena  menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...

BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Politik1 hari ago

BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...

Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Politik1 hari ago

Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat  mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....

Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Politik1 hari ago

Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...

Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Politik1 hari ago

Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana
Politik1 hari ago

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan
Politik1 hari ago

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...

Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Politik1 hari ago

Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong

Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Politik1 hari ago

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...