Politik
Bob Hasan Bahas Penguatan Tata Kelola Data Nasional Bersama Presiden Prabowo
Published
1 jam agoon
Tim Gabungan Perumus Undang-Undang Satu Data Indonesia (UU SDI) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, membahas penguatan tata kelola data nasional melalui penyusunan UU Satu Data Indonesia.
“Prosesnya melibatkan DPR RI, akademisi, serta kementerian dan lembaga terkait,” jelas Bob, Selasa (3/11/2026).
Bob menyampaikan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan data merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah pesatnya digitalisasi. Integrasi data nasional diharapkan mampu meningkatkan akurasi pelayanan publik, keamanan pertukaran informasi, serta ketahanan siber.
Menurut Bob, keterpaduan data juga menjadi kunci agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial.
“Data yang rapi dan terpadu akan menentukan apakah bantuan sampai kepada yang berhak dan apakah pelayanan benar-benar sampai ke rakyat. Kami juga akan terus menyampaikan prosesnya secara terbuka kepada publik,” tegas Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal, Dekan FISEMA IPB University Sofyan Sjaf, Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas Teni Widuriyanti, Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, Kepala Badan Keahlian DPR RI Bayu Dwi Anggono, serta Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN Sulistyo.
UU SDI sendiri telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 6 Oktober 2026 dengan persetujuan seluruh fraksi dan anggota yang hadir.
Salah satu substansi penting dalam UU tersebut adalah pengaturan Data Dasar Nasional (DDN) sebagai rujukan perencanaan pembangunan, kebijakan fiskal dan penganggaran, hingga penyaluran bantuan sosial. DDN dibagi dalam enam klaster dengan klasifikasi data terbuka, terbatas, dan tertutup.
UU ini juga mengatur interoperabilitas melalui standar data, metadata, kode referensi atau data induk, serta katalog data nasional tanpa memindahkan basis data maupun kepemilikan dari produsen data.
Selain itu, aspek keamanan data diperkuat melalui kewajiban pelaporan insiden paling lambat 1 x 24 jam. Sementara itu, akses atau transfer data tertutup ke luar yurisdiksi Indonesia wajib memperoleh persetujuan DPR.
Bimantoro Wiyono Dukung Ketegasan Gerindra Pecat Tiga Kader Terlibat Kasus Narkoba
Martin Tumbelaka Dorong Mekanisme Ganti Rugi dalam RUU Perampasan Aset
Bob Hasan Bahas Penguatan Tata Kelola Data Nasional Bersama Presiden Prabowo
Kunjungi RS Murni Teguh Bali, Novita Wijayanti Soroti Kualitas Layanan Jamkestama
Andre Rosiade Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Dua Alat Berat untuk Korban Banjir di Sumbar
Kunjungi Yonif TP 840/GS di Lebak, Menhan Sjafrie Tekankan Pengabdian Prajurit kepada Rakyat
QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli, Dorong Persatuan dan Toleransi
Menhan Sjafrie Pimpin Rapat Dewan Pertahanan Nasional Bahas Isu Keamanan dan Pertahanan
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...
Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos
Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...
BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...
Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....
Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...
Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...
Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana
Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan
Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...
Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...
Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...

