Connect with us

Politik

Baleg DPR RI Bentuk Panja RUU Hak Cipta dengan Ribuan DIM dari Pemerintah

Published

on

Baleg Bentuk Panja RUU Hak Cipta dengan Ribuan DIM dari Pemerintah

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hak Cipta setelah DPR menerima Surat Presiden (Surpres) beserta Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari pemerintah. Pembahasan RUU tersebut selanjutnya akan melibatkan sejumlah kementerian terkait.

Wakil Ketua Baleg DPR RI, Martin Manurung mengatakan, setelah sebelumnya RUU Hak Cipta ditetapkan sebagai usul inisiatif DPR, pemerintah telah menyampaikan Surpres dan DIM kepada DPR. Presiden juga telah menunjuk Kementerian Hukum sebagai leading sector dalam pembahasan RUU tersebut.

“Sekarang RUU Hak Cipta setelah sebelumnya menjadi usul inisiatif DPR, sudah mendapatkan surat presiden dan daftar inventaris masalah. Lalu presiden juga sudah menunjuk leading sector-nya Kementerian Hukum dan di dalamnya itu ada Kementerian Perdagangan, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Komdigi dan Kementerian Kebudayaan,” ujar Martin, usai rapat kerja Baleg DPR RI dengan Pemerintah terkait pembicaraan Tingkat I RUU tentang Hak Cipta,di ruang rapat Baleg DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Dijelaskannya, keterlibatan sejumlah kementerian tersebut diperlukan mengingat pembahasan RUU Hak Cipta memiliki substansi yang luas, termasuk berkaitan dengan royalti atas ekspresi budaya. Sementara itu, usai DPR secara resmi menerima DIM dari pemerintah, Baleg telah menunjuk Panja untuk melakukan pembahasan lebih lanjut. Dimana dalam rapat tersebut, disepakati Martin lah yang akan memimpin Panja RUU Hak Cipta.

“Nah sekarang setelah kita secara resmi menerima DIM dari pemerintah dan Baleg juga sudah ditunjuk untuk melakukan pembahasan, tadi kita sudah bentuk Panja yang nanti tadi disepakati saya akan memimpin Panja dan kita akan mulai masuk di rapat Panja nanti penyusunan,” jelasnya.

Advertisement

Ia mengungkapkan, pemerintah menyampaikan sebanyak 1.117 DIM dalam pembahasan RUU Hak Cipta. Selain itu, terdapat sejumlah substansi baru yang sebelumnya belum tercantum dalam naskah RUU yang disusun DPR.

Meski demikian, Baleg berkomitmen mempercepat pembahasan RUU tersebut karena regulasi mengenai hak cipta dinilai telah ditunggu oleh masyarakat, khususnya para pencipta lagu. Khusus untuk substansi baru yang diajukan pemerintah, Martin menilai perlu dikaji secara lebih mendalam. Baleg akan mendengarkan penjelasan pemerintah terkait alasan dan perkembangan yang melatarbelakangi munculnya substansi baru tersebut.

“Karena memang ada 1.117 DIM dan ada penambahan substansi ini yang nanti kita harus dengar dari pemerintah apakah karena memang ada perkembangan baru yang memang belum ada di naskah yang disusun oleh DPR, nanti kita dengar dulu dari mereka. Kemungkinan saya lihat ini di masa sidang depan nanti baru bisa diselesaikan,” jelasnya.

Selain mendengarkan penjelasan pemerintah, Baleg juga membuka kemungkinan untuk kembali menggelar rapat dengar pendapat dengan para pemangku kepentingan. Langkah tersebut diperlukan agar pembahasan RUU Hak Cipta dapat mengakomodasi kepentingan seluruh pihak yang terdampak.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini menegaskan Baleg akan mengupayakan agar pembahasan dapat dilakukan secepat mungkin. Namun, dengan banyaknya DIM serta adanya substansi baru, proses pembahasan tetap membutuhkan pendalaman bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan. “Kita usahakan secepatnya,” tegasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus Jadi Pelaku Aktif Pembangunan BKSAP Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus Jadi Pelaku Aktif Pembangunan
Politik5 jam ago

Adde Rosi Khoerunnisa Tegaskan Penyandang Disabilitas Harus Jadi Pelaku Aktif Pembangunan

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan pemberdayaan penyandang disabilitas tidak cukup hanya diwujudkan melalui...

BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Pelunasan Jemaah Rata-rata Rp23,24 Juta BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Pelunasan Jemaah Rata-rata Rp23,24 Juta
Politik6 jam ago

Sufmi Dasco Ahmad: DPR dan Pemerintah Perkuat Perlindungan Ekosistem Transportasi Online

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumumkan bersama Pemerintah resmi memperkuat perlindungan bagi pengemudi dan pelaku usaha dalam ekosistem...

Komisi X Pastikan Kesejahteraan Guru Non-ASN Diatur dalam RUU Sisdiknas Komisi X Pastikan Kesejahteraan Guru Non-ASN Diatur dalam RUU Sisdiknas
Politik6 jam ago

Komisi X DPR RI Pastikan Kesejahteraan Guru Non-ASN Diatur dalam RUU Sisdiknas

Komisi X DPR RI menyepakati perlunya memasukkan ketentuan mengenai standar upah minimum bagi guru non-ASN, termasuk guru swasta, honorer, dan...

Furtasan Dorong RUU Sisdiknas Hapus Dikotomi Status Guru Furtasan Dorong RUU Sisdiknas Hapus Dikotomi Status Guru
Politik6 jam ago

Furtasan Ali Yusuf Dorong RUU Sisdiknas Hapus Dikotomi Status Guru

Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf mendorong penghapusan dikotomi status kepegawaian dalam pembahasan Revisi Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan...

BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Pelunasan Jemaah Rata-rata Rp23,24 Juta BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Pelunasan Jemaah Rata-rata Rp23,24 Juta
Politik7 jam ago

Sufmi Dasco Ahmad: BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Pelunasan Jemaah Rata-rata Rp23,24 Juta

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M disepakati sebesar Rp98.466.351,35 per...

Sigit Karyawan Yunianto Dorong Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat di Kalteng Sigit Karyawan Yunianto Dorong Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat di Kalteng
Politik7 jam ago

Sigit Karyawan Yunianto Dorong Pemerintah segera Beri Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat di Kalteng

Anggota Komisi XII DPR RI Sigit Karyawan Yunianto mendorong pemerintah segera memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan...

Komisi XIII Sepakati 5 Poin RDPU TPKS, Usulkan Rapat Gabungan Lintas Komisi Komisi XIII Sepakati 5 Poin RDPU TPKS, Usulkan Rapat Gabungan Lintas Komisi
Politik7 jam ago

Komisi XIII Sepakati 5 Poin RDPU TPKS, Usulkan Rapat Gabungan Lintas Komisi

Komisi XIII DPR RI menyepakati lima poin kesimpulan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait penanganan Tindak Pidana Kekerasan Seksual...

Politik9 jam ago

Komisi VII DPR RI Setujui 5 Anggota Dewas LPP RRI Periode 2026-2031

Komisi VII DPR RI mulai melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 15 calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik Radio...

Harga Pakan Naik dan Telur Anjlok, Titiek Soeharto Janji Cari Solusi Bersama Menteri dan Bulog Harga Pakan Naik dan Telur Anjlok, Titiek Soeharto Janji Cari Solusi Bersama Menteri dan Bulog
Politik9 jam ago

Titiek Soeharto Ungkap Ironi Swasembada Jagung di Tengah Keluhan Peternak

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) menemui perwakilan peternak yang menggelar aksi di depan Gedung DPR...

Rieke Dyah Pitaloka Desak Audit Remisi Pelaku TPKS, Negara Harus Jamin Pendidikan Korban Rieke Dyah Pitaloka Desak Audit Remisi Pelaku TPKS, Negara Harus Jamin Pendidikan Korban
Politik9 jam ago

Rieke Dyah Pitaloka Desak Pemerintah Audit Remisi Pelaku TPKS, Negara Harus Jamin Pendidikan Korban

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Dyah Pitaloka mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap proses asesmen pemberian remisi dan pembebasan...