Connect with us

Politik

Kerahkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Eks Jampidsus Febrie, Abdullah: Kejagung Harus Profesional dan Transparan 

Published

on

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hal itu disampaikan Abdullah merespons langkah Kejagung yang menyiapkan sekitar 34 jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani persidangan perkara tersebut. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026) pukul 10.00 WIB.

Menurut Abdullah, banyaknya JPU yang disiapkan menunjukkan perkara tersebut mendapatkan perhatian serius. Namun, yang jauh lebih penting adalah memastikan seluruh proses hukum berjalan objektif dan tidak dipengaruhi hubungan personal maupun kepentingan tertentu.

“Yang paling penting adalah profesionalitas. Walaupun yang dihadapi merupakan mantan atasan atau pernah menjadi bagian dari institusi Kejaksaan, para jaksa harus tetap bekerja secara profesional dan berdasarkan hukum,” kata Abdullah.

Abdullah menegaskan, latar belakang Febrie sebagai mantan Jampidsus tidak boleh membuat proses penanganan perkara menjadi bias. Ia meminta seluruh aparat penegak hukum yang terlibat mampu memisahkan kepentingan institusi dengan kepentingan pribadi.

Advertisement

“Penanganan perkara ini jangan dicampur dengan kepentingan pribadi. Semua harus ditempatkan dalam koridor penegakan hukum. Siapa pun yang berhadapan dengan hukum harus diperlakukan secara sama,” tegasnya.

Selain profesionalitas, Abdullah juga meminta Kejagung mengedepankan prinsip keterbukaan selama proses penanganan perkara. Menurutnya, transparansi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, terlebih perkara tersebut menyangkut mantan pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan.

“Kejagung harus terbuka. Jangan ada pihak atau hal-hal yang disembunyikan dalam proses penanganan perkara ini. Publik berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan perkara sepanjang informasi tersebut memang dapat dibuka sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, transparansi bukan berarti membuka seluruh materi perkara yang bersifat rahasia, melainkan memastikan setiap tahapan proses hukum dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Transparansi menjadi penting agar tidak muncul spekulasi bahwa ada perlakuan khusus atau ada hal-hal tertentu yang sengaja ditutup-tutupi. Prosesnya harus jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Abdullah.

Advertisement

Abdullah menilai penanganan perkara Febrie Adriansyah akan menjadi ujian tersendiri bagi Kejagung dalam menjaga integritas dan independensi institusinya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana dalam Kepariwisataan Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana dalam Kepariwisataan
Politik3 jam ago

Siti Mukaromah Soroti Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana dalam Kepariwisataan

Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Siti Mukaromah menyoroti kesiapsiagaan bencana dalam aspek kepariwisataan sangat penting. Menurutnya pihak pengelola...

Perkuat Ekosistem Digital, RUU KKS Perlu Atur Kurikulum Siber dan Masa Transisi Perkuat Ekosistem Digital, RUU KKS Perlu Atur Kurikulum Siber dan Masa Transisi
Politik3 jam ago

Perkuat Ekosistem Digital, Syamsu Rizal: RUU KKS Perlu Atur Kurikulum Siber dan Masa Transisi

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal menilai industri digital saat ini tidak hanya membutuhkan peningkatan kesadaran, tetapi juga perubahan...

Umbu Kabunang Dorong Perlindungan Hukum bagi Kurator Umbu Kabunang Dorong Perlindungan Hukum bagi Kurator
Politik3 jam ago

Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga Dorong Perlindungan Hukum bagi Kurator

Komisi XIII DPR RI mendorong penguatan perlindungan hukum bagi kurator dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Profesi Kurator. Perlindungan tersebut dinilai...

Cucun: Regulasi Khusus Kemitraan Ojol dan Aplikator Akan Disusun Terpisah Cucun: Regulasi Khusus Kemitraan Ojol dan Aplikator Akan Disusun Terpisah
Politik5 jam ago

Cucun Ahmad Syamsurijal: Regulasi Khusus Kemitraan Ojol dan Aplikator Akan Disusun Terpisah

Pimpinan DPR RI menegaskan Undang-Undang tentang Pelindungan Ketenagakerjaan yang baru disahkan tidak secara khusus mengatur hubungan kemitraan antara pengemudi ojek...

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia, Sturman: Data Jadi Fondasi Kebijakan DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia, Sturman: Data Jadi Fondasi Kebijakan
Politik5 jam ago

DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Sturman: Data Jadi Fondasi Kebijakan

DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI) untuk disahkan menjadi undang-undang. Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat...

Baleg Bentuk Panja RUU Hak Cipta dengan Ribuan DIM dari Pemerintah Baleg Bentuk Panja RUU Hak Cipta dengan Ribuan DIM dari Pemerintah
Politik6 jam ago

Baleg DPR RI Bentuk Panja RUU Hak Cipta dengan Ribuan DIM dari Pemerintah

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hak Cipta setelah DPR menerima Surat...

BKSAP: Diplomasi Parlemen Harus Bawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global BKSAP: Diplomasi Parlemen Harus Bawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global
Politik6 jam ago

Muhammad Husein Fadlulloh: Diplomasi Parlemen Harus Bawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menekankan pentingnya peran diplomasi parlemen untuk menyuarakan kepentingan nasional dan aspirasi masyarakat...

Konflik Pertanahan di Jambi Perlu Diinventarisasi, Tindak Lanjut Lewat Reforma Agraria Konflik Pertanahan di Jambi Perlu Diinventarisasi, Tindak Lanjut Lewat Reforma Agraria
Politik6 jam ago

Muhammad Khozin: Konflik Pertanahan di Jambi Perlu Diinventarisasi, Tindak Lanjut Lewat Reforma Agraria

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mendorong Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten/kota untuk segera melakukan inventarisasi dan pemetaan...

Kerja Sama dengan Banyak Negara Penting Guna Perluas Konektivitas Penerbangan Internasional Kerja Sama dengan Banyak Negara Penting Guna Perluas Konektivitas Penerbangan Internasional
Politik6 jam ago

Desy Ratnasari: Kerja Sama dengan Banyak Negara Penting Guna Perluas Konektivitas Penerbangan Internasional

Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari menilai konektivitas penerbangan internasional perlu diperluas agar akses ke berbagai daerah di Indonesia...

Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis BKSAP dalam Kolaborasi Riset, SDM, dan Kajian Kebijakan Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis BKSAP dalam Kolaborasi Riset, SDM, dan Kajian Kebijakan
Politik6 jam ago

Anisah Syakur: Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis BKSAP dalam Kolaborasi Riset, SDM, dan Kajian Kebijakan

Anggota BKSAP DPR RI Anisah Syakur mendorong penguatan kolaborasi antara BKSAP DPR RI dan perguruan tinggi agar diplomasi parlemen tidak...