Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [KLARIFIKASI] Penjelasan Menteri Agama Terkait Kabar Mina Banjir dan Tidak Kondusif

Published

on

“Mina alhamdulillah aman terkendali. Kemarin memang sempat hujan deras,” kata Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Amirul Hajj ini mengakui memang hujan terjadi, hanya saja situasi dan kondisi Mina tetap kondusif. Hal itu juga diakui Kepala Daerah Kerja Makkah, Subhan Khalid. Akan tetapi, pihaknya membantah dengan tegas informasi yang dinilai berlebihan tersebut. Sebab, tak benar bila disebut ada banjir bandang melanda Mina belakangan ini.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

=============================================
Kategori : KLARIFIKASI
=============================================

Beredar kabar yang menyebut kondisi di Mina buruk akibat banjir. Kabar ini pun dilengkapi dengan video yang meresahkan. Dalam video berdurasi 11 detik itu terlihat jemaah berbondong-bondong berjalan melewati air setinggi hampir selutut orang dewasa. Video ini dibagikan dengan narasi bahwa tengah terjadi banjir di Mina.

Sumber : Whatsapp dan Media Sosial
=============================================

Advertisement

PENJELASAN

Hal ini langsung ditepis oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Amirul Hajj ini mengakui memang hujan terjadi, hanya saja situasi dan kondisi Mina tetap kondusif.
“Mina alhamdulillah aman terkendali. Kemarin memang sempat hujan deras,” kata dia, Selasa (13/8/2019).

“Ada beberapa tenda di maktab yang mati lampu karena difa’ madani meminta itu untuk alasan keamanan. Tapi semua sudah kembali normal sejak semalam,” kata dia.
Pada hari ini, dia juga melanjutkan, sudah jamaah haji Indonesia yang kembali ke Makkah. “Jamaah nafar awal hari ini sudah mulai kembali ke hotel di Makkah,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Satuan Operasional Armuzna Jaetul Muchlis menerangkan, beberapa maktab memang disarankam untuk ditutup hingga Magrib selama masih hujan.
“Karena jalan licin disamping masih hujan tidak bagus untuk kesehatan,” jelas dia.
Dia menjelaskan, yang terjadi bukan penumpukan, tetapi jalan tersendat dan menjadi menyempit karena air bandang setinggi di atas mata kaki, tidak lebih dari 15 cm yang menutup separuh jalan masuk terowongan pada satu sisi saja.
“Air lewat saja bukan genangan dan hanya sekejap tidak lebih dari 20 menit,” ujarnya.
“Jadi tidak ada penumpukan jamaah yang signifikan dan relatif tertib karena kesigapan petugas kita dan Arab Saudi yang mengarahkan dan menginfokan,” tambahnya.

Hal itu diakui Kepala Daerah Kerja Makkah, Subhan Khalid. Akan tetapi, pihaknya membantah dengan tegas informasi yang dinilai berlebihan tersebut. Sebab, tak benar bila disebut ada banjir bandang melanda Mina belakangan ini.

“Memang betul ada hujan, dan hujan cukup lebat. Hujan itu laksana embun di tengah padang pasir yang tandus. Hujan itu tidak sampai menyebabkan banjir bandang,” kata Subhan Khalid saat ditemui di Makkah, Selasa (13/8).

Advertisement

Ia menyebutkan, hujan lebat itu memang menyebabkan sebagian kecil tenda jamaah haji di Mina kemasukan air. Namun, kondisi di lapangan tidak seheboh kabar-kabar burung yang beredar di media sosial, semisal bahwa di Mina tenda jamaah kebanjiran.
“Itu tidak benar. Yang benar itu, memang ada tenda yang kemasukan air, tetapi tidak banyak,” kata dia.
Subhan menjelaskan, hujan di Mina yang terbaru berlangsung sekitar 30 menit. Hujan itu tidak sampai menyebabkan banjir. “Hanya genangan saja, karena ada jalan yang tidak rata,” tegasnya.

Soal Listrik Mati
Subhan tidak membantah soal listrik mati. Padamnya arus listrik memang terasa, terutama di tenda-tenda jamaah dan lift atau eskalator yang terdapat di Mina. Semua itu sempat tidak berjalan.
Namun, lanjut dia, keputusan mematikan listrik diambil otoritas Arab Saudi. Hal ini pun demi keamanan jamaah haji saat hujan turun.
“Listrik sengaja dimatikan karena kabel-kabel berada di bawah tanah. Sehingga pemerintah Saudi berinisiatif mematikan listrik demi menjaga keamanan, agar tidak terjadi korsleting listrik,” ungkapnya.
Lift atau eskalator di Mina juga dimatikan selama kurang lebih dua jam. Hal ini untuk menghindari terjadinya hubungan pendek arus listrik saat turunnya hujan. Selain itu, pihak Arab Saudi mengambil opsi ini untuk menjaga keamanan dan keselamatan jamaah.
“Jadi, informasinya jangan berlebih-lebihan. Lift mati dan sebagainya karena hujan, padahal memang sengaja dimatikan (otoritas Arab Saudi –Red),” ujar Subhan.

Soal Jamarat Ditutup
Subhan juga mengklarifikasi soal kabar burung bahwa jamarat ditutup. Menurut dia, penutupan itu dilakukan otoritas Arab Saudi untuk menghindari penumpukan jamaah.
Sebab, pada saat hujan terjadi, jamaah akan banyak yang berada di jamarat. Kalau arah dari yang lain tetap dibuka, dikhawatirkan akan terjadi penumpukan massa.
Maka dari itu, pemerintah Arab Saudi lantas menutup akses masuk jamarat. Hal ini untuk mencegah terjadinya penumpukan jamaah haji sekaligus menjaga keamaan mereka.

Hujan Es?
Kemudian, ihwal video yang beredar di media sosial belakangan ini terkait hujan es. Subhan menuturkan, selama dirinya berada di Mina, termasuk ketika hujan turun, di tenda jamaah di Mina tidak terjadi hujan es.
“Saya tidak tahu di tempat lain. Yang pasti, tidak terjadi di Mina, sebagaimana video beredar,” jelasnya.
Seorang jamaah haji khusus, Abdul Mufid Mubarak yang dihubungi Ihram.co.id, Selasa (13/8), menyatakan, dirinya juga tidak menemukan adanya hujan es di Maktab 115. Demikian pula, tak ditemuinya banjir.
“Biasa-biasa saja tuh. Hujan memang iya ada, tetapi tidak ada hujan es. Dan banjir juga tidak karena di tempat kami tinggal, justru pakai paving blocksehingga tidak terjadi banjir,” jelasnya.

Sementara itu, kepala pengendali pembimbing ibadah haji PPIH Arab Saudi, Oman Fathurrahman meminta masyarakat di Tanah Air lebih cermat dalam menerima kabar yang belum pasti kebenarannya.

Advertisement

“Berhati-hatilah setiap menerima informasi, cek apakah betul itu terjadi. Jangan disebarkan, tetapi cek kebenarannya. Jangan sampai gara-gara informasi yang belum tentu kebenarannya kita sebar jadi membuat orang yang menerima merasa khawatir dan tidak nyaman,” tegasnya.

REFERENSI :
https://haji.okezone.com/read/2019/08/13/398/2091409/beredar-kabar-mina-banjir-dan-tidak-kondusif-begini-penjelasan-menag
https://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/19/08/13/pw6jcg458-klarifikasi-petugas-haji-soal-isu-hujan-es-di-mina
https://internasional.kompas.com/read/2019/08/13/12590461/beredar-video-banjir-di-mina-bagaimana-situasi-sebenarnya?page=all
https://gorontalo.antaranews.com/nasional/berita/1008978/banjir-sesaat-di-mina-tak-memakan-korban
https://news.detik.com/berita/d-4663899/mina-bukan-diterjang-badai-jemaah-haji-ri-aman

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...