Connect with us

News

Anak Nia Daniaty Kembali Diperiksa soal Dugaan Tipu CPNS Besok

Published

on

JAKARTA – Kasus dugaan tes CPNS fiktif dengan terlapor anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, masih diselidiki polisi. Olivia Nathania akan diperiksa kembali oleh polisi terkait kasus tersebut, Kamis (14/10) besok.

"Untuk Saudari O kita jadwalkan pemeriksaan tambahan besok hari Kamis (14/10) kita undang lagi yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Olivia dan suaminya, Rafly N Tilaar, diketahui menjadi terlapor di kasus dugaan tes CPNS fiktif. Keduanya pun telah menjalani pemeriksaan pada Senin (11/10).

Menurut Yusri, ada sejumlah pertanyaan yang masih perlu digali kepada Olivia Nathania hingga pemeriksaan tambahan harus dilakukan.

"Kita ambil keterangannya untuk pemeriksaan tambahan karena masih ada pertanyaan kepada Saudari O," jelas Yusri.

Advertisement

Lebih lanjut dia mengatakan, usai pemeriksaan tambahan kepada Olivia, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan ada-tidaknya unsur pidana dari kasus tersebut.

"Kita upayakan Kamis atau Jumat pekan ini untuk gelar perkara apakah ada unsur pidananya," ujar Yusri.

Olivia Nathania, telah selesai menjalani pemeriksaan soal laporan dugaan tes CPNS fiktif. Total ada 41 pertanyaan yang dicecar penyidik.

"Dari hasil pemeriksaan hari ini klien kita, Olivia, diambil keterangannya sebanyak 41 pertanyaan dan itu dijawab dengan bagus," kata pengacara Olivia, Yusuf Titaley, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/10).

Olivia menjalani pemeriksaan hari ini sejak pukul 12.00 WIB. Dia baru selesai diperiksa pukul 21.00 WIB.

Advertisement

Yusuf mengatakan 41 pertanyaan yang dilayangkan penyidik terkait laporan adanya tindakan tes CPNS fiktif yang dilakukan Olivia.

Dia menyebut kliennya membantah adanya tindakan tes palsu tersebut.

"Menyangkut laporan dari Karnu (pelapor tes CPNS fiktif) ya dan itu juga ditangkis semua oleh klien kita," ucap Yusuf.

Olivia sendiri buka suara soal pemeriksaan hari ini. Dia mengatakan menyerahkan proses penyelidikan kasus ini sepenuhnya kepada penyidik.

"Saya nggak mau sampein apa-apa, cuma mau bilang mohon doanya aja supaya lancar. Kita ikuti prosesnya. Bukti belum bisa kita sampaikan karena itu ada di penyidik," ujar Olivia.

Advertisement

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Politik2 hari ago

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global
Politik2 hari ago

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena  menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...

BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Politik2 hari ago

BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...

Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Politik2 hari ago

Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat  mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....

Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Politik2 hari ago

Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...

Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Politik2 hari ago

Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana
Politik2 hari ago

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan
Politik2 hari ago

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...

Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Politik2 hari ago

Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong

Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Politik2 hari ago

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...